Serang Book Party Nyalakan Literasi Baca di Perpustakaan Kota Serang

Ada sekitar 15 orang yang hadir. Semuanya adalah anak muda produktif sepertiku. Di Jakarta, jumlah orang yang mengikuti Pesta Buku mencapai ratusan orang.

Setelah acara Book Party selesai, kemudian aku mewawancarai Umam selaku Koordinator Serang Book Party. Ia juga merupakan seorang pemuda asal Serang yang saat ini sedang kuliah di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang.

“Serang Book Party dibuka pada Februari 2024. Sebagian besar yang mengikuti acara ini bukan warga asli Serang, melainkan warga daerah lain yang sedang menuntut ilmu di Kota Serang,” kata Umam.

Umam berharap, “Semoga kedepannya para pemuda Kota Serang dapat duduk bersama kami di acara Serang Book Party untuk menyalakan literasi di kota ini. Agar pemuda tertarik dengan acara tersebut, strateginya mengadakan acara di kafe atau angkringan yang sering dijadikan tempat nongkrong anak muda.”

Kemudian acara Serang Book Party pada pertemuan ke-14 dihadiri oleh Aip Rohadi selaku pustakawan ternama di Kota Serang yang dikenal mendirikan Taman Baca Kampung Pekijing, Kota Serang, Banten. Saat diwawancara ia berpesan, “Pejabat Perpustakaan Kota Serang harus lebih kreatif dari apa yang dilakukan teman-teman Serang Book Party.”

Aip mengingatkan, “Dengan adanya acara baca buku bersama kemudian bercerita atau berdiskusi, perpustakaan yang tadinya sepi pengunjung kini menjadi menjadi ramai alias sibuk kedatangan pengunjung. Saya berharap, ke depannya kita bisa terus berkolaborasi dengan para penggiat literasi untuk membangun budaya literasi di kota ini.”

Aip menambahkan, jika jargon Gol A Gong sebagai Duta Membaca Indonesia adalah “Membaca itu sehat, menulis itu hebat, saya ingin menambahkan bahwa ‘Mendengar cerita dari membaca buku itu indah nan syahdu, menonton itu menyenangkan dan bermain itu menceriakan’! Semoga Serang Book Party ke depannya akan menyediakan semua itu.”

Sementara itu Zuha’ul Munairoh salah satu peserta Serang Book Party sekaligus alumnus Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten merasakan kebahagiaan saat mengikuti kegiatan Serang Book Party.

“Aku senang, sekarang aku tidak sendirian lagi membaca buku. Aku punya teman membaca buku dan berdiskusi tentang hasil membaca buku yang sudah kubaca. Semoga acara Book Party ini tidak berakhir!” harap Zuha”ul.

Sebagai penutup tulisan ini, aku punya kutipan tentang aku dan buku. “Jika kamu tidak bisa mengakses pendidikan formal yang begitu mahal, maka belilah buku lalu bacalah ia. Di situlah kamu akan mendapatkan pendidikan yang sangat murah dan singkat!” (*)

*) Setiawan Jodi Fakhar, Penulis merupakan Santri Lawyer Sejo Qulhu, Founder Macan Keadilan Indonesia, Associate JDP Law Firm dan Relawan Rumah Dunia.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==