Sejarah diadakannya aPesta Buku ini sebenarnya bermula dari Jakarta Book Party dan hingga saat ini lahirlah Indonesia Book Party hingga terdapat di seluruh wilayah di Indonesia.

Jumat malam Sabtu (21/6/24), saya berangkat dari Jakarta Pusat menuju Serang Banten, menggunakan mobil ELF, tepatnya di Slipi, persis di seberang RS Harapan Kita. Pemberhentian terakhir ELF berada di Bhayangkara, Kota Serang, di depan RS Sari Asih. Ongkos perjalanannya menghabiskan uang Rp30.000.

Kalau di Kota Serang biasanya aku menginap di Rumah Dunia, Kampung Ciloang Rumah, Kota Serang. Ini komunitas literasi yang didirikan oleh Mas Gol A Gong, yang saat ini menjabat sebagai Duta Membaca Indonesia (2021-2025). Aku menghubungi Fajri sebagai Relawan Rumah Dunia, kebetulan dia bilang saat ini relawan RD pada pulang. RD sedang kosong dan tidak ada relawan.


Kuputuskan untuk bermalam di rumah temanku, Kang Shaddam Syahadat, seorang Street Lawyer. Beliau dikenal sebagai pengacara yang konsisten membela masyarakat marginal. Syukurlah dia rela mengizinkanku menginap di rumahnya.

Sabtu pagi, tepat pukul 08.30 WIB, aku bergegas dari rumah Street Lawyer di Cimuncang menuju Perpustakaan Kota Serang untuk mengikuti acara Book Party. Tiba pukul 08.55 WIB. Perpustakaan Kota Serang belum dibuka, petugasnya belum datang. Sementara itu, antusias peserta yang ingin mengikuti Book Party sudah banyak yang datang.


Lama menunggu, pada pukul 9.30 WIB, petugas perpustakaan kemudian datang. Kami melaksanakan kegiatan membaca buku dengan nyaman ditemani rak buku dan AC yang sejuk.


