Surat dari Qatar: Sun Tangan dan Tradisi Minum Karak

Sejak kecil, aku juga ajari anakku untuk sun tangan, setiap bertemu dengan teman atau  anak teman yang lebih tua dari mereka. Dan tentunya tiap pulang kerja atau berangkat kerja.

Masalah, atau lebih tepatnya keheranan mulai muncul, ketika orang yang di sun tangan-i itu bukan orang Indonesia.

Ketika bertemu orang Qatar/Arab, anak aku otomatis menyodorkan tangannya kepada orang tersebut. Nahh,ketika mau disun tangan, orang tersebut, malah seperti menolak, dan malah dia yang mencium tangan anak aku atau mencium pipi. Tradisi ini rasanya tidak akan ditemukan di Indonesia, karena takdirnya kebanyakan hidung kita tidak semancung orang Arab.

Sepertinya mereka punya budaya dan cara yang berbeda untuk menunjukkan rasa hormat mereka.

Di sini sih sejauh yang aku amati, mereka akan beradu hidung dengan keluarga dekat. Salah satu tradisi unik laki-laki Qatar ketika bertemu dengan saudara dekat adalah mengadu hidung. Tadinya aku sedikit risih, karena kalau dari kejauhan,  mereka seperti akan berciuman.

Dan kalau jeli juga, ketika selesai sholat Jum’at, akan ada sekelompok anak kecil yang yang menghampiri imam/khatib dan anak kecil tersebut mencium kepala imam/khatib salat Jumat.

Yang paling dramatis ketika aku dan keluarga mengunjungi salah satu festival.

Ada teteh teteh penunggu stand, dari tampangnya sih orang dari Jazirah Arab, beda-beda sedikit lah sama Nabila Syakieb, cuma ini rambutnya pirang dan matanya hijau keabu- abuan. Ketika di sun tangan oleh anak aku, dia langsung terlihat seperti syok dan memegang mulutnya sambil memandang anak aku, kaget sekaget-kagetnya.

Bukan kaget marah sih…tapi “Omaygad!You…..You…!??” Katanya sambil memasang wajah kaget.

Kita ya cuek saja, meninggalkan si teteh yang masih melongo dengan tampang entah terkejut, terpesona, heran, atau apapun itu. Aku rasa si teteh itu masih memandangi kami sampai kami berjalan menuju parkiran.

Begitulah senangnya tinggal di perantauan, kita bisa mengenali dan menemui budaya-budaya dari berbagai macam negara di dunia.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==