Rumah Dunia, kami nggak pernah overproud hanya karena ada pejabat yang datang. Kami memang menghormati mereka sebagai tamu, tapi level penghormatan kami nggak pernah “berlebihan.”
Meritokrasi di Rumah Dunia: Menghormati Kemampuan, Bukan Jabatan

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Rumah Dunia, kami nggak pernah overproud hanya karena ada pejabat yang datang. Kami memang menghormati mereka sebagai tamu, tapi level penghormatan kami nggak pernah “berlebihan.”

Perilaku salah yang dilakukan seorang murid – misalnya mencontek saat ulangan – menjadi tantangan besar bagi seorang guru. Bagaimana membangun karakter murid untuk sadar dan memiliki kemampuan merasa bersalah agar tidak mengulangi kesalahan yang sama (constructive guilt).

“Kami para ibu takut melihat iklim puisi di sini, terkesan seram dan saling ejek. Padahal puisi esai bisa sebagai transisi ke jenis puisi mainstream. Konsepnya lebih memudahkan yang bukan penyair merumuskan ide-ide ke dalam puisi.”

Puisi adalah energi. Ia filsafat. Sebagian besar filsuf adalah sastrawan, tapi sebagian besar pengarang belum tentu seorang filsuf.

Seperti gelombang yang terus meluas, Puisi Esai adalah undangan untuk menjelajahi batas-batas baru, menjadikan sastra tidak hanya relevan, tetapi juga transformatif

Menulis novel dalam sehari, terutama dengan jumlah ratusan halaman, memang terdengar sangat ambisius dan hampir mustahil bagi banyak penulis. Menulis novel dalam sehari dengan ratusan halaman adalah tantangan yang sangat besar dan mungkin tidak realistis bagi kebanyakan penulis. Kecuali diserahkan ke AI – Artificial Intelligence.

Mereka berdua meninggalkan perpustakaan ajaib itu, dengan tekad untuk membangun kritik sastra yang lebih adil dan representatif. Mereka tahu bahwa ini adalah tugas yang sulit, tugas yang penuh tantangan. Tapi, mereka juga tahu bahwa ini adalah tugas yang penting. Karena, kritik sastra yang adil dan representatif adalah cerminan dari masyarakat yang adil dan representatif.

Dengan pendekatan yang sederhana dan penuh semangat, Andini mengajak kita semua untuk menjadikan literasi sebagai pintu menuju dunia yang lebih cerdas, inklusif, dan penuh harapan.

aku belajar juga untuk jangan menjadikan umur sebagai patokan untuk menghalangi semangat kita dalam melakukan produktivitas

Betapa pemikiran Raden Ajeng Kartini telah hadir pula dalam karya Pramoedya Ananta Toer yang terkenal dengan karyanya Tetralogi Pulau Buru. Penulis menukilnya dari buku ketiga dengan judul Jejak Langkah.

Kegiatan seperti silent reading, sharing sessions, dan dokumentasi, komunitas ini tidak hanya mengajak masyarakat untuk membaca lebih banyak, tetapi juga menciptakan komunitas yang saling mendukung dalam pengembangan literasi.

Jadi saran saya, bangun saja literasi keluarga yang sehat di rumah. Jangan menyudutkan anak-anak Gen Z dan Gen Alpha. Tapi sebagai orang tua mulai rajin mencontohkan dengan membeli dan membaca buku minimal 1 saja setiap bulannya. Sediakan satu rak di sudut ruangan. Ingat ceramah terbaikmu adalah perilakumu. Maka mulailah membaca buku (cetak dan digital) secara atraktif di depan anak-anak.

Akhir tahun 2024 di Flores Timur tepatnya di Larantuka akan ada gedung perpustakaan yang megah. Kongkritnya, perlu ada Forum Literasi Flores Timur untuk menjaga bara api literasi, plus menyambut hadirnya gedung perpustakaan megah itu.

Refleksi ormas keagamaan harus berlandaskan pada kemaslahatan bersama, mengukur kemudharatan yang akan diperoleh, karena sebuah pilihan pasti ada kelemahan dan kelebihannya.

Semua orang bebas menentukan objek tulisannya. Topik yang ditulis tentang trotoar yang dirampas pedagang kaki lima, itu boleh. Kita harus mengumpulkan fakta dan datanya. Faktanya mulai dari pernyataan: trotoar unntuk pejalan kaki yang dirampas oleh para pedagang kaki lima.

Pernikahan yang dianggap sakral, menyenangkan, dan membahagiakan tapi dalam realita kehidupan, banyak sekali permasalahan pelik yang syarat dengan kesedihan pun kekecewaan. Lantas apa yang salah dengan pernikahan tersebut?

Saya sering gundah, resah, gelisah melihat fenomena di lingkungan terdekat atau secara luas Indonesia. Akhirnya saya membuat “kategori” baru yang berjudul “Cakrawala”. Itu agar kita saling berbagi pengalaman untuk menambah wawasan.