Dosen Untirta Masuk 10 Besar ASN Inspiratif 2021

Dr. Firman Hadiansyah, M.Hum ASN dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa terus melaju ke 10 besar Anugerah ASN 2021, kategori ASN Inspiratif yang dihelat Kemenpan RB. Ia satu-satunya ASN yang mewakili Kemendikbudristek pada kategori tersebut.

Dari 1621 pengusul Anugerah ASN dari 4 kategori, kategori ASN Inspiratif tahun ini paling banyak diikuti dengan jumlah 1.029 pengusul yang berlatar belakang berbagai kementerian.

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

ASN Inspiratif 2021 Jatuh ke Firman Hadiansyah

“Alhamdulillah atas dukungan dan doa dari semua, perwakilan Untirta-Kemdikbud lolos 25 besar Anugerah ASN 2021 dari 1029 usulan untuk kategori “ASN Inspiratif” 🙏🇲🇨

Berita di atas dari Om Firman Venayaksa di status FB-nya. sebagai salah satu kandidat membuat saya dan mas Golagong Penulis sangat bersyukur. Setelahnya kami berdoa dan berharap Om FV, saya biasa memanggil begitu, masuk dalam 3 besar.

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Firman Venayaksa: Siapakah Ani si Dewi Venus? Yati Octavia?

Karena novel Balada Si Roy hendak difilmkan, banyak orang membaca kembali dan pertanyaan yang tak pernah usang adalah siapa Ani Sang Dewi Venus itu? Apakah ada dalam realitas?

Saya akan jawab dengan pendekatan intertekstualitas saja dengan mengutip Teeuw (1981) bahwa karya sastra (teks) tidak lahir dari kekosongan budaya. Artinya teks lahir atas respons dari teks sebelumnya. Kurang lebih begitu.

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Senyum Sumringah Direktur Untirta Press

Ini senyum bersejarah dari Direktur Untirta Press. Pada World Book Day, 23 April 2012 di Komunitas Rumah Dunia , Firman Venayaksa meluncurkan buku kumpulan cerpen berjudul “Ting Bating” (Gong Publishing, 2012).

Di foto tampak Toto St Radik – Penasihat Rumah Dunia dengan penuh senyuman, secara simbolik menyerahkan tanda bukti berupa “cover berpigura” kepada Firman yang juga tersenyum. Saat itu Firman masih sebagai Presiden Rumah Dunia, 2010 – 2015.

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Para Tutor di Rumah Dunia Sejak 1998 – 2020

Rumah Dunia dimulai di garasi rumah, pindah ke teras rumah pada 1998. Saat itu Tias Tatanka yang membacakan dongeng kepada 2 anak kami yang masih balita – Nabila Nurkhalishah (1 tahun) dan Gabriel masih di kandungan. Saya saat itu bolak-balik Serang – RCTI di Kebon Jeruk.

Tahun 2000 kami berhasil membebaskan tanah seluas 1000 m2 di halaman belakang rumah. Kami membangun pendopo di tengah kebun. Tias terus saja mendongeng kepada anak-anak kecil di kampung Ciloang sambil menyusui putra kedua, Gabriel Firmansyah. Saat itu suasananya lebih pada mendongeng dan bermain. Kami ingin Nabila dan Gabriel tumbuh di lingkungan literasi yang sehat.

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5