Pameran buku Gramedia hadir di Larantuka! Dukung geliat literasi Flores Timur dengan koleksi buku berkualitas dan diskon menarik hingga 31 Juli 2025.
Gramedia Hadir di Larantuka: Kabar Gembira untuk Masyarakat Flores Timur

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Pameran buku Gramedia hadir di Larantuka! Dukung geliat literasi Flores Timur dengan koleksi buku berkualitas dan diskon menarik hingga 31 Juli 2025.

Ketika mulai memutuskan jadi penulis dan wartawan di Kelompok Kompas Gramedia, secara naluriah aku jadi tahu ketika menulis sebuah karya pernah ditulis orang atau tidak. Aku melakukan pemetaan. Soalnya jika aku menjiplak karya orang, akan sangat sulit bagiku membantah karena orang-orang dengan mudah menuduhku sebagai pembaca. Sangat sulit untyuk berkelit dengan mengatakan “aku belum pernah membacanya”. Aku lebih suka karyaku dicaci-maki sebagai karya sampah (selalu ada kompos di setiap sampah) ketimbang dituduh menjiplak.

Sungguh aku tidak menduga, betapa panjang dan berlikunya penalaman bekerjaku di dunia literasi baca dan tulis. Sudah lebih dari 40 tahun. Terima kasih kepada semua yang sudah mendukung aku,

Selama membaca buku ini, aku mendapat banyak pelajaran berharga. Salah satunya adalah betapa pentingnya menghabiskan waktu dengan orang-orang terkasih.

Ketika membaca puisi Nagasari karya Zawawi Imron pertama kali hingga sekarang, saya terus membacanya dan menfasirkannya. Ini tentang negeri Indonesia, saya bisa merasakannya. Tapi apa? Hati saya bergetar, tapi tak mampu mengutarakannya.

Masih ingat karya pertama kamu? Saya justru puisi, bukan cerpen saat saya masih di SMA, 1981.. Ketika menyadarI honor puisi itu kecil, wah, bagaimana saya bisa mewujudkan mimpi membangun gelanggang remaja seperti Ali Sadikin bangun di Jakarta? Maka saya mulai berpindah ke prosa.

Puisi Kertas Kopi karya Gol A Gong ini bebas ditafsirkan. Puisi ini terkumpul di buku puisi Air Mata Kopi (Gramedia, 2014).

Toni yang penggemar pakaian dan aksesoris serba orange ini bercerita tentang novel pertamanya, “Novel ini menceritakan kisah persahabatan 4 cewek cantik yang pernah diramalkan jodohnya lewat makanan yang ada di balik tudung saji.”

Adra juga bilang akan pensiun dari dunia PH. Bahkan dia menawarkan aku untuk menggantikan posisinya sebagai tim kreatif di PH yang juga bebreapa kali memproduksi skenarioku. Tapi aku menolak. Saat itu sudah 2 tahun aku mengundurkan diri dari RCTI.

Di Rumah Dunia ada kesepakatran tidak mengetuki pintu-pintu Organisasi Perangkat Daerah, menawarkan proposal. Tidak. Kecuali ketika kami diminta mengajukan program. Beberapa kali kai mendapatkan dana hibah dari pusat karena ditunjuk. Tapi dalam keseharian, cara-cara seperti menulis kumpulan cerpen sering kami tempuh.

Balada Si Roy usianya sudah 36 tahun sejak dimuat episode pertama: Joe di majalah HAI edisi 8 Maret 1988.

Ya, biar aku nggak tahu akhirnya. Hahaha. Kalau penasaran aku mengintip review orang. Yang penting aku nggak mau tahu sendiri.

Membaca Keigo Higashino harus siap terkaget-kaget, karena banyak kejutan. Setting lokasinya di Jepang dan detail banget.

Gelisah Camar Terbang banyak mengkisahkan tentang kegelisahan yang saling berkaitan satu sama lain, antara tokoh utama, ibu, ayah, tunangan dan para TKI yang berada di Taiwan

Biasanya buku-buku itu untuk hdiah dan disimpan di Celemek Ajaib Paman Gong. Jika ada anak PAUD/TK berani menjawab pertanyaan atau berekspesi menyanyi

Selamat Jalan, Marga T!

Pembacaan Puisi: Jangan Minum Kopi