IAS Al-Jannah menggelar pelatihan menulis fiksi bersama Tias Tatanka dalam agenda Felisa 2025 bertempat di ruang Aula Sekolah.
Felisa 2025: Pelatihan Menulis Fiksi IAS Al-Jannah

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

IAS Al-Jannah menggelar pelatihan menulis fiksi bersama Tias Tatanka dalam agenda Felisa 2025 bertempat di ruang Aula Sekolah.

Kenapa kita harus menulis? Artikel ini mengulas pentingnya menulis sebagai aktivitas literasi yang mencerdaskan, menyehatkan mental, dan bagian tak terpisahkan dari sejarah serta kehidupan manusia.

Muhzen Den membagikan kisah perjalanannya dalam dunia menulis: mulai dari menulis manual dengan pulpen, mengetik di komputer Rumah Dunia, hingga menggunakan AI. Sebuah refleksi mendalam tentang teknologi dan kreativitas dalam proses kepenulisan.

Bagaimana Cara Saya untuk Menunjukkan Kemampuan Literasi yang Baik dalam Membaca, Menulis, dan Memahami Informasi yang Kompleks? Ini yang Bisa Dilakukan.

Kebiasaan bangun di sepertiga malam melakukan aktivitas spiritual dan berpikir ternyata memiliki banyak manfaat, baik spiritual maupun kesehatan. Itu saya rasakan sekarang. Saya selalu berpikir positif, optimis, dan tentu selalu ingin membuat kegiatan-kegiatan kreatif.

Kalau kamu masih rutin menulis dengan tangan, itu bisa jadi cara bagus untuk melatih kreativitas, mengelola emosi, dan menjaga kepekaan terhadap kata-kata. Juga Menulis memiliki banyak manfaat. Salah satu manfaat menulis dengan pena adalah meningkatkan kesehatan mental dan otak.

Forum TBM Flores Timur kembali menggelar Sharing dan Diskusi Penulisan Cerita Anak Seri 3.

Berjuang tidak hanya dengan senjata, tetapi juga dengan pena yang dipandu oleh pikiran cemerlang dan terlatih.

Dengan menulis, kita seolah sedang memperbaiki mental dan pikiran kita dari rasa stres, cemas, malu, depresi, dan lainnya. Yuk, menulis!

Tengah malam adalah waktu yang tenang dan damai, baik untuk istirahat atau kegiatan ringan yang bermanfaat. Pilih aktivitas yang mendukung kesehatan fisik, mental, dan spiritual Anda.

Setiap peristiwa bagi seorang penulis ada setting waktu yang memiliki suasana unik. Seperti Covid-19, saya jadikan setting waktu di novel Lelaki di Tanah Perawan.