Kamu pasti tahu rasanya rindu.
Kukirim pixel demi pixel.
Karakter demi karakter.
Mengarungi angka biner.
Melambai manis di linimasamu
Kamu Tahu Rasanya Rindu

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Kamu pasti tahu rasanya rindu.
Kukirim pixel demi pixel.
Karakter demi karakter.
Mengarungi angka biner.
Melambai manis di linimasamu

.Kegiatan pengabdian seperti ini adalah bagian dari pembentukan karakter para relawan Rumah Dunia. Mereka kelak akan jadi pemimpin. Dengan ditempa seperti ini, mereka jadi paham bahwa pemimpin sejati adalah pelayan bagi masyarakat.

Adakah manfaatnya rread aload? Jelas ada. Ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan berbahasa, dan mempererat hubungan antara pembaca dan pendengar. Coba saja di teras rumah kepada anak-anak kita.

Selasa sore, 4 Maret 2025 itu, aku merasa lebih bersemangat mengajar. Tanpa sadar aku melakukan hal sama seperti awal Rumah Dunia bergerak 23 tahun lalu. Satu persatu anak kubacakan buku, sambil memancing mereka menirukan bacaan dalam bahasa Inggris.

beberapa minggu lalu minta izin hubby untuk mengajar les di pendopo dalam. Sepertinya tenaga dan pikiranku jauh lebih banyak keluar jika kegiatan les dilakukan di pendopo depan. Aku seperti bepergian ke sebuah tempat agak jauh dari rumah.

Rumah Dunia bergerak di jurnalistik, sastra dan film. Maka setelah membaca, ya, menulis. Itu harga mati. Tidk cukup hanya sekadar membaca tapi harus berdampak ekonomi. Itu sebab menulis bukan sekadar hobi, tapi dijadikan profesi untuk menafkahi hidup.

Dengan cinta dan kesetiaanku, Rumah Dunia, selamat menjadi ruang tempat kami bertumbuh dan meranumkan diri. Tak akan kulepaskan kau walaupun sakit menderamu.

Pada momen ulang tahun RD ke-23, saya berdoa; semoga RD, wa bil khusus buat para pendirinya, para relawannya, dan seluruh alumni KMRD-nya mendapat keberkahan hidup, memperoleh keridhoan Allah, serta bisa meraih cita-cita yang diharapkan tiap masing-masing individu

Dari Rumah Dunia dapat ilmu dan wawasan banyak. Nambah jaringan relasi. Diajarkan nulis dari nol sampai bisa. Orang-orang di dalamnya keren-keren dan memotivasi. Terima kasih banyak Rumah Dunia

Di usia 23 tahun, Rumah Dunia terus berkarya, tak mengenal musim, saat hujan saat kemarau sama tantangannya: kritis dan bermanfaat bagi sesama.

Akhir tulisan ini. Persis di ulang tahun ke-23, kami semua di Rumah Dunia mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang selalu mendukung. Hanya gusti Allah yang bisa membalasnya. Insya Allah, apa yang sudah kita lakukan di Rumah Dunia adalah bekal kita di akhirat kelak. Aamiin.

Oleh: Zaeni Boli – Ketua Forum TBM Flores Timur, NTT Berdiri sejak 1998, Rumah Dunia telah banyak melahirkan penulis-penulis muda berbakat. Sebut saja Abdul Salam, …

Aku mengingat tahun 2002 awal bergabung dari anak-anak yang lugu, pemalu, minder, dan gugup berbicara sampai dengan 2013 jadi pemuda yang berani keluar jadi perantau, seolah tidak menyangka perubahan yang aku alami di Rumah Dunia.

Aku mengingat tahun 2002 awal bergabung dari anak-anak yang lugu, pemalu, minder, dan gugup berbicara sampai dengan 2013 jadi pemuda yang berani keluar jadi perantau, seolah tidak menyangka perubahan yang aku alami di Rumah Dunia.

Rumah Dunia bukan hanya komunitas—ia adalah rumah bagi banyak orang. Aku bersyukur bisa menjadi bagian dari perjalanan luar biasa ini.

Daripada kau habiskan waktu diorganisasi kampus, mending kau gabung ke Rumah Dunia. Kau akan menemukan banyak hal yang tak bisa kau temui di kampus.

Sejak 2010, Rumah Dunia menggelar “Nyenyore Rumah Dunia”, yaitu menunggu waktu berbuka puasa sambil berdiskusi. Pesertanya pelajar dan mhaasiswa. Biasanya minimal 25, maksimal 50 peserta hadir. Kami menyediakan takjil dan makannya. Dananya dari kami – para relawan iuran, simpatisan Rumah Dunia.