Masih Bantennews.co.id memberitakan, di tengah rencana Pemkab Pandeglang membeli sepeda listrik untuk RT/RW, warga Pandeglang malah antusias ikuti lomba berswafoto (selfie) di jalan rusak. Semoga Irna Narulita – Bupati Pandeglang yang cantik itu menyadari, bahwa yang dibutuhkan masyarakat Pandeglang itu sejak dahulu kala adalah perbaikan infrastruktur jalan.

Keluasaan memang cenderung korup. Saya tidak bisa menemukan bukti bahwa Eksekutif dan legislatif di Pemkab Pandeglang korupsi. Tapi, indikasi ke sana ada. Lord Acton (1833-1902) pernah meramal, “Power tends to corrupt. Absolute power corrupts absolutely”. Kekuasaan itu cenderung korup. Kekuasaan absolut korup seratus persen.

Ya, korupsi dan kekuasaan, ibarat dua sisi dari satu mata uang. Korupsi selalu mengiringi perjalanan kekuasaaan dan sebaliknya kekuasaan merupakan “pintu masuk” bagi tindak korupsi. Inilah hakikat dari pernyataan Lord Acton, guru besar sejarah modern di Uneversitas Cambridge, Inggris, yang hidup di abad ke-19. Dengan adagium-nya yang terkenal ia menyatakan : “power tends to corrupt, and absolute power corrupt absolutely”. Kekuasaan itu cenderung korup, dan kekuasaan yang absolut cenderung korup secara absolut.

Apakah ini yang dinamakan relasi kuasa (power relation) antara Pemkab Pandeglang dan DPRD Pandeglang? Organisasi seperti Banten Bersih dan ICW (Indonesia Corruption Watch), mungkin bisa mengungkap paktik-praktik aneh seperti ini.

Saya sebagai rakyat Banten merasa: Ini sudah keterlaluan! Eksekutif dan legislatif di Pemkab Pandeglang tidak memiliki hati nurani, tidak memiliki kepekaan sosial terhadap lingkungan di sekitar.
Gol A Gong


