Jadi penulis itu harus terus berpikir. Naluri mengamati jangan sampai mati. Setiap hari kita sering disuguhi fenomena hidup. Misalnya, amati pohon pisang. Semua yang ada bermanfaat; mulai dari daun, batang pohon, kulitnya, buahnya, semuanya. Kemudian belajarlah membandingkannya atau menganalogikannya dengan manusia.

Halaman: 1 2

