Konsep 7 Pilar Taman Bacaan Masyarakat yang Terbuka dan Transparan di Rumah Dunia

Keempat: dana. Ini dia yang paling sering dikeluhkan. Kebanyakan para pengelola TBM merasa tidak ada uang maka program tidak berjalan. Padahal konsep taman bacaan masyarakat itu lebih kepada pendidikan non formal/informal dan merdeka belajar. In lebih kepada pengabdian. Program tidak mengacu kepada dana. Tapi dana akan mengikuti program – money follow program.

Hari Buku Sedunia rutin setiap tahun

Kelima: Penerbitan buku yang ditulis oleh pengelola dan relawan. Bukunya selal dirayakan dengan peluncuran dan bedah buku. Ini adalh pilar yang penting. Jika kamu menulis sudah pasti membaca dan jika kamu membaca semestinya menulis. Aneh jika para pengelola BTBM tidak bisa menulis. Para relawan juga diajarkan menjual buku-buku yang ditulisnya. Saya membuatkan penerbitannya. Ini bagian dari proses writerpreneur.

Keenam: jejaring. Ini sangat penting. Rumah Dunia mendapatkan manfaat jejaring. Konsep taman bacaan masyarakat arus terbuka dan transparan dalam hal ideologi dan keuangan. Di Rumah Dunia sangat berwarna. Kita berjejaring dengan media massa lokal dan nasional, ormas, instansi pemerintah, pihak swasta, dan tokoh masyarakat. Kami inklusif – menerima keberagaman

Ketujuh: Dokumentasi, promosi dan publikasi. Rumah Dunia aktif di media sosial. Setiap relawan memiliki akun medsos. Ada yang jadi YouTuber. Di Rumah Dunia ada wifi sehingga bisa dengan aktif mempromosikan dan mempublikasian kegiatannya.

Konsep 7 Pilar Taman Bacaan Masyarakat ini sudah kami terapkan dan alhamdulillh, manfaatnya terasa. Banyak relawan yang beerja di 3 disiplin ilmu tadi: sastra, jusrnalistik, dan film.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==