Kotaku berasap. Apakah kau yang membakarnya? Tapi tak ada lahan gambut di kotaku. Kau pandai mencari peta. Bukankah aku sudah mengirimkan arah mata angin? Kau menulis, “Persiapkan kain kafan untukku.”
Petasan meledak di seberang. Pengantin Betawinya sudah hilang. Kini berganti arak-arakan keranda. Tak ada tembakan salvo. Seluruh dunia berduka untukmu. Aku diperintahkan menulis epitaph.
*) Serang, 14/1/2016
*) Epitaph : tulisan indah di batu nisan


REDAKSI; Silakan mengirimkan 3 hingga 5 puisi. Sertakan foto dan gambar atau foto ilustrasi untuk mepercantik puisi-puisinya. Sertakan bio data singkat. Kirimkan ke email ; gongtravelling@gmail.com . Ada uang pengganti pulsa Rp 100.000 dari Honda Banten. dan Ayam Geprek Dewek Ciracas Kota Serang

