Biarkan Anak-anak Menikmati Dunianya

Beruntung saya memiliki istri yang mengerti dunia anak-anak. Kami membebaskan anak-anak melakukan apapun selama tidak menggunakan barang-barang atau benda yang belum dikuasai dan membahayakan mereka semisal pisau, api, dan gunting. Untuk tiga hal itu kami izinkan tapi dalam pengawasan.

Tak sedikit orangtua yang rela memukul tangan mungil anak yang masih polos karena kedapatan mencorat-coret tembok rumah. Bahkan Parlindungan Marpuang dalam bukunya Setengah Isi Setengah Kosong pernah memberikan ilustrasi ada seorang anak hingga dilarikan ke rumah sakit lantaran dipukuli sang ayah lantaran menggores bodi mobil kesayangannya. Lebih sayang benda-benda dibanding perkembangan anak-anaknya.

Para Ayah Bunda yang baik hati, apa yang lebih berharga, anak-anak atau keadaan rumah kita? Cat tembok yang kotor dicoreti masih bisa dicat kembali, sementara masa bermain anak-anak kita tak mungkin terulang. Jangan sepelekan kehidupan masa kanak-kanak kita.

Guru menulis saya Gol A Gong pernah berpesan agar menabung sebanyak mungkin momen berkesan dengan anak-anak kita. Kelak mereka yang akan menjagai kita saat tengah lemah dan rapuh di batas usia. Wallahu A’lam. *

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==