Duta Baca Indonesia Berbagi Pengalaman Manfaat Membaca di SD Inpres Supersemar, Larantuka

Kepala Sekolah SD Inpres Supersemar, Gregorius Yosep Kupo Kromen mengaku senang dengan kedatangan Duta Baca Indonesia ke sekolahnya. Ia merasa bersyukur Duta Baca Indonesia bisa berbagi cerita kepada anak-anak muridnya. Ia berharap anak-anak bisa menangkap semangat yang diberikan Duta Baca Indonesia.

Sementara itu Gol A Gong bercerita masa kecilnya yang sejak kelas 4 SD, tangan kirinya harus diamputasi karena jatuh dari pohon. Saat itu sedang ada perayaan hari ulang tahun Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Gol A Gong terinspirasi untuk terjun payung seperti para tentara.

“Saat itu Paman Gong dan teman-teman jatuh dari pohon. Tangan Paman Gong patah, lalu dipotong. Sejak itu pekerjaan Paman Gong berolahraga, membaca buku, dan mendengarkan dongeng dari emak. Membaca buku membuat Paman Gong punya banyak wawasan dan menjadi tidak minder. Sekarang menjadi Duta Baca Indonesia. Bukan karena paman Gong banyak uang, tapi karena Paman Gong banyak membaca buku,” jelas Gol A Gong.

Gol A Gong mengungkapkan ia menjadi banyak memiliki wawasan dibandingkan dengan teman-teman seusainya. Kegemarannya membaca kemudian membuatnya diangkat menjadi Duta Baca Indonesia oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada tahun 2021.

Pada kesempatan ini Duta Baca Indonesia juga didampingi oleh Zaeni Boli, Ketua Forum Taman Bacaan Flores Timur. Ia mengaku sangat mendukung acara Safari Literasi Duta Baca Indonesia. Boli akan menemani Duta Baca Indonesia selama di Flores Timur.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==