Dalam sambutannya Maksimus menjelaskan bahwa dipilihnya SMAS Ile Bura, sebagai titik kunjungan Safari Literasi Duta Baca Indonesia di Flores Timur karena siswa SMAS Ile Bura punya semangat lebih dalam belajar.

Selain itu diharapkan Maksimus dengan kedatangan Duta Baca Indonesia dapat menggali potensi siswa SMAS Ile Bura. Hal lainnya adalah agar SMAS Ile Bura mendapat perhatian dari Duta Baca Indonesia karena mereka kesulitan mengakses bahan bacaan.

Hal serupa disampaikan oleh Stephanus Gelang Temu, kepala SMAS Ile Bura yang langsung secara tegas meminta bantuan buku kepada Duta Baca Indonesia.



Kehadiran Duta Baca Indonesia sangat menggembirakan baginya karena dapat memotivasi para siswanya agar berani memiliki cita-cita yang besar, serta Bangkit dari kondisi sekolah yang sederhana.
“Tentunya selain itu juga para siswa bisa memiliki banyak keterampilan. Saya yakin setelah mendengar Duta Baca bercerita pemikiran mereka akan terbuka. Mereka akan lebih giat lagi membaca dan belajar,” ungkap Stephanus.



Sementara itu Duta Baca Indonesia bercerita kepada 87 siswa SMAS Ile Bura manfaat dari membaca dan menulis. Mereka antusias mendengarkan dan berinteraksi. Duta Baca Indonesia menyiapkan doorprize buku bagi yang aktif dan berani.
Duta Baca Indonesia mengaku sejak kecil Duta Baca Indonesia suka membaca, karena membaca itu menyenangkan. Setelah dewasa Duta Baca Indonesia banyak menulis karena kepalanya dipenuhi ide-ide dari membaca buku.







“Terkait dengan donasi buku, saya akan berusaha semampu saya untuk mengumpulkan buku. Saya akan minta dari teman-teman saya di Jakarta untuk menyumbangkan buku. Nanti pengirimannya saya di-support oleh Titipan Kilat Serang,” ungkap Gol A Gong.



Pada kesempatan ini Duta Baca Indonesia juga didampingi oleh Zaeni Boli, Ketua Forum Taman Bacaan Flores Timur. Ia mengaku sangat mendukung acara Safari Literasi Duta Baca Indonesia. Boli akan menemani Duta Baca Indonesia selama di Flores Timur.



