Essay: Mahasiswa Berebut ISBN, Salah Kaprah

Nah, sebagian kecilnya memilih menerbitkan buku. Mungkin ada ratusan orang kala itu yang menulis buku untuk diterbitkan guna memenuhi syarat lulusnya KKN. Termasuk saya juga kala itu menulis buku. Saya jelas serius.

Tema telah ditentukan yaitu Moderasi Beragama. Mahasiswa hanya diberi waktu sebulan untuk membuat buku secara ilmiah. Dan wajib diterbitkan. Syarat utamanya adalah ISBN. Ini salah kaprah. Entah kenapa ISBN itu oleh sebagian besar dosen adalah alat ukur sebuah kualitas buku.

Padahal, belum tentu buku ber-ISBN itu berkualitas. Dan belum tentu buku yang tidak ber-ISBN itu buruk. Alasan utamanya, ternyata buku-buku yang diterbitkan oleh mahasiswa tadi dapat memperbaiki kualitas akreditasi kampus.

Sialnya, mahasiswa tadi yang menulis buku dengan ISBN hanya mencetak 3-4 buku dengan membayar 500 ribu rupiah. Pada akhirnya, ISBN yang sudah dijatahkan kepada Indonesia untuk beberapa tahun ke depan—habis dengan cuma-cuma. ISBN itu sebetulnya merek dagang.

Ketika orang-orang yang serius menulis buku dan mereka berniat untuk menerbitkan bukunya dengan ber-ISBN menjadi terhambat. Dan bahkan sekarang syarat mendapatkan ISBN itu malah makin sulit. Mungkin ini adalah bagian dari evaluasi untuk menerbitkan buku secara serius.

Kampus-kampus yang ada di Indonesia termasuk kampus di mana saya pernah belajar masih doyan untuk menerbitkan buku. Dan sialnya, cuma dicetak sedikit. Tidak disebar. Atau tidak dikomersilkan seperti kebanyakan penulis untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

Hemat saya, kedepannya, para mahasiswa atau siapapun itu yang mau menerbitkan buku mending tidak usah kalau hanya untuk memenuhi kebutuhan tugas. Apalagi nyari ISBN doang. Mengapa? Karena tadi, itu akan mengganggu proses penulis buku yang serius.

Apalagi sekarang. Jatah ISBN yang ada di Indonesia sudah sangat menipis karena ada beberapa penerbit yang curang. Menerbitkan buku yang tidak ada mutunya sama sekali. Seperti buku-buku mahasiswa yang tidak serius itu.*

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==