Ibu muda 4 anak ini menulis novel ‘The Sweetest Ella’ yang tayang di platform digital Fizzo Novel. Hingga kini novelnya sudah dibaca oleh seribu orang. “Novel saya mulai tayang di Fizzo itu sejak Februari hingga April tahun ini. Dan Alhamdulillah sudah mendapatkan honor Daily $250 selama tiga bulan, lalu dapat bonus tamatnya $500. Jadi itu totalnya sekitar Rp.18juta rupiah. Bonus Daily itu semuanya bisa mendapatkannya, asalkan bukunya lolos kontrak,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (23/8/2022).

Penyuka film dan membaca buku fiksi ini mengaku awal mula dirinya menyukai dunia tulis-menulis hanya coba-coba, dan ingin menyuarakan isi hati ketika dulu belum mampu untuk berbicara di depan umum. “Kenapa akhirnya saya memlilih dunia menulis, karena ingin memiliki karya, serta dengan menulis secara tidak langsung dituntut untuk lebih banyak belajar dan membaca lagi,” kata lulusan S2 Undindra jurusan Pendidikan Bahasa Inggris ini.

Alumni Kelas Menulis Rumah Dunia (KMRD) 2011 dan Kelas Novel Gong A Gong tahun 2019 ini mengaku sudah menerbitkan 3 novel di platform digital Fizzo dan Novelme. “Untuk buku antologi ada 18 buku. Itu hasil dari perlombaan yang diadakan melalui sosial media 2013-2018 yang berisi puisi dan cerpen,” jelasnya.

Saat ditanya tentang proses kreatif menulis, Hujan Aksara mengatakan, biasanya ia riset kecil-kecilan dengan membaca buku terlebih dahulu. “Sesekali nonton film atau diskusi dengan suami yang kebetulan menyukai literasi juga,” paparnya.

Hujan Aksara memberikan motivasi kepada penulis pemula yang sudah punya karya, tapi masih malu-malu untuk menerbitkannya atau mengirimkannya ke platform digital. “Kata Dee Lestari, jangan takut jelek dengan tulisanmu, tapi takutlah ketika tulisan itu tidak selesai atau tidak tamat,” pungkasnya.





Keren! 👍👍👍
Mantaapp, sukses terus yah.