Kenangan Jadi Bajak Laut dan Bajak Sawah, Kemudian Buku Bajakan yang Menyedihkan

Kini saya duduk gelisah. Kawan-kawan sesama penulis mengabarkan tentang Tere Liye yang marah-marah kepada para pembajak buku dan mengkategorikan pembeli buku bajakan itu “goblok”. Eka Kurniawan juga memrotes. Kurnia Effendi dan masih banyak lagi. Di tahun 90-an, ketika Tere dan Eka masih jadi pembaca, buku-buku saya juga dibajak. Belum ada internet, sehingga saya tidak bisa melakukan apa-apa kecuali menulis buku yang baru.

Kemudian apa yang harus saya lakukan sebagai Duta Baca Indonesia? Ya, menulis.

Sudah 4 hari saya membagi-bagikan buku motivasi “Gigih” (Republika) karya Diday Tea alias Dedy M Sugiharto dan novel Balada SiRoy (Gamedia) karya saya kepada orang-orang yang berkunjung ke stand Rumah Dunia sambil menghimbau jangan membeli buku bajakan. Ini seperti gerakan “mengganggu”. Anda membajak buku, saya membagikan buku secara gratis. Moral combat.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==