Kenangan Jadi Bajak Laut dan Bajak Sawah, Kemudian Buku Bajakan yang Menyedihkan

Hulu Literasi di daerah seharusnya segera membuat Perda Perbukuan, agar ekosistem perbukuan sehat. Penerbit, penulis, toko buku, dan pembeli terlindungi. Di Banten, Andi Suhud Trisnahadi (Ketua IKAPI Banten) dan Dr. Firman Venayaksa, M.Hum (Direktur Untirta Press) sudah memulainya dengan Maman Fathurrohman , Ph.D (Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan), Kemdikbud RI, menginisiasi “Sosialisasi Perda Sistem Perbukuan” di awal puasa lalu. Semoga tidak lama lagi Perda Sistem Perbukuan di Banten terbit.

Saya yakin, jika Perda Sistem Perbukuan di semua daerah di Indonesia dibuat, kita akan bersepakat bahwa buku murah yang kita sebut buku bajakan itu bisa diproduksi para penerbit. Para pembeli akan berduyun-duyun ke toko buku dan mengantre di kasir, karena buku jadi murah harganya. Buku akan semakin tinggi derajatnya. Jadi, kamera para penulis diputarbalikkan sekarang. Arahkan ke para gubernur dan DPRD di wilayah masing-masing. Bagaimana menurut Anda?Jika berbeda pendapat, tetap satu tujuan. Yaitu: harga buku jadi semurah buku bajakan. (*)

Serang 30 Mei 2021

Gol A Gong – Duta Baca Indonesia 2021-2025

Berdaya dengan Buku

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==