Kami menikmati sunset di Benteng Otanaha, pemandangannya sangat indah. Danau Limboto dan perbukitan hijau bisa di liat secara bersamaan dari sini.

Selain pemandangan alamnya yang indah. Benteng Otanaha sarat dengan nilai sejarah. Menurut catatan sejarah, Benteng Otanaha dibangun atas kesepakatan Raja Ilato dan bangsa Portugis untuk memperkuat pertanahan sekitar tahun 1522-1525.

Namun, itu hanya siasat licik calon penjajah. Portugis mengkhianati perjanjian yang telah dibuat dan berniat untuk mengambil alih kekuasaan di Gorontalo. Perang pun pecah, kerajaan-kerajaan lokal bersatu untuk mengusir Portugis.

Benteng Otahana menjadi saksi bisu perjuangan masyarakat Gorontalo mengusir penjajah. Cerita tutur masyarakat menyebut benteng ini ditemukan tahun 1585 oleh Naha, salah satu anak Raja Ilato yang memerintah Kerajaan Limboto.

Otanaha sendiri berasal dari ota atau benteng yang ditemukan Naha. Otahiya berasal dari Hiya, singkatan Ohihiya, istri Naha. Ulupahu berasal dari ulu, singkatan uwolu, artinya milik Pahu, putra Naha.
Benteng Otahana bukan hanya menyajikan pemandangan alam indah. Tapi juga nilai sejarah, budaya, dan pengetahuan yang harus dijaga kelestariannya.




