Setelah kami makan dan tak lagi mengingat apa yang saya perintahkan kepadanya, sekitar pukul 21:00 WITA, di kapal yang memuat rombongan dinas pariwisata yang pulang malam itu. Di atap kapal dekat dengan cerobong asap pembuangan, sambil tiduran, saya menatap langit yang bermandikan cahaya bintang-bintang.

saya ingatkan pada Botung, ini lah langit yang Pak tuliskan di teks Suara Suara ODGJ yang Botung bacakan.

Setelahnya saya menanyakan kembali lukisan yang ia buat, kemudian Botung memperlihatkan lukisan sketsa gereja yang menjadi latar Festival.
Lukisannya adalah oleh-oleh, kenangan yang kita bawa untuk mengenang Festival Nusa Solor 21 – 22 Juni 2023. (*)




