Perjalanan dari Alun-Alun, Warung Seblak, Hingga Bale Budaya Pandeglang

Aku langsung mengacungkan tangan, lalu memperkenalkan diri dan menjawabnya.
“Perkenalkan saya Fajri. Asal dari Cadasari, Pandeglang. Kebetulan relawan Rumah Dunia juga, dan kuliah jurusan Sejarah di UIN Jakarta.”

Dengan gamblang, aku menjelaskan pengertian masyarakat adat, hasil pelajaran selama kuliah yang diampu oleh Prof. Drs. Jajang Jahroni, M.A., Ph. D.

“Masyarakat adat adalah sekumpulan orang-orang, yang memiliki norma dan aturan yang diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyangnya. Mereka saling menjaga dan berkomitmen untuk terus melanjutkan norma dan aturan tersebut, walaupun zaman kian berubah dengan segala pembaharuan.”

Atas jawaban tersebut, aku diberikan buku yang berjudul Kasepuhan Cisungsang Perspektif Komunikasi Budaya dan Filsafat, karya dari Prof. Dr. Naniek Afrilla Framanik, S.Sos., M. Si. Prof. Dr. H. Ahmad Sihabudin, M.Si, dan Prof. Dr. phil. Mikhael Dua, M.A.

Hari itu, duniaku lebih aktif dengan tidak ada kata rebahan. Dari bangun tidur hingga akan tidur, waktu berjalan dengan cepat. Aku merasa diriku harus bermanfaat untuk sekitar, jika hari ini terasa belum baik, maka hari esok harus lebih baik dari hari-hari sebelumnya.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==