Proses webinar lewat zoom meeting kali ini, lebih menekankan komunikasi antara dua arah. Sejauh mana para peserta yang berasal dari pegawai Bank Indonesia wilayah Banten, mampu menulis travel writing-nya. Kemudian bagi peserta yang masih ada kesulitan menulis, bisa bertanya dan mendapatkan arahan dari Gol A Gong sebagai narasumber.

Salah satu peserta, Alfian Bakti Nugraha, menjelaskan bahwa ia masih bingung mau menulis antara peristiwa horor di hotel, wisata kuliner wisata pantainya. “Saya masih bingung, Mas. Sebab terlalu banyak hal yang ingin disampaikan dalam tulisan itu,” ujarnya.
Gong mengingatkan, bahwa apa yang kita tulis itu akan mengandung dampak baik dan buruk. Jika menuliskan peristiwa horor di dalam sebuah hotel, khawatir hotel itu kemudian tidk ada yang menginap disebabkan oleh tulisan kita.

Gong berharap di setiap tulisan ada aspek ekonominya. Jika menulis kuliner, sebagai karyawan BI, bisa menyarankan tentang cara mengelola modal agar usahanya berkembang pesat. Atau tentang cara meminjam dana usha ke bank jika ingin mengembangkan usahanya di tempat lain.


