Di jalan Braga nada itu kudengar
menghitung tuan dan nona Belanda
melarung cinta di jernih mawar
sungai Cikapundung membelah dada
jalan Braga dalam kecapi
kita menitipkan bara api
di setiap malam Minggu
kisah kita abadi dalam lagu

Di trotoar jalan Braga
kita melipat ijazah
kembali ke dalam raga
kenangan masa depan rumah
Di jalan Braga kita asing sendiri
*) Kubu Raya, 12 Maret 2020



