Puisi Minggu: 5 Puisi Iman Sembada Tentang Cinta

Saya pun demikian, menulis puisi melalui proses yang tidak sebentar. Selain menulis puisi, belakangan ini, saya kembali menggeluti hobi yang pernah saya tinggalkan, yakni melukis. Menjadi penyair dan pelukis juga perlu proses yang panjang. Melakukan eksplorasi dan eksperimen-eksperimen yang penuh resiko.

Setiap melihat pameran lukisan, saya merasa sedang membaca puisi. Puisi-puisi yang kaya warna dan tema. Dan sebaliknya, ketika membaca puisi-puisi di buku antologi bersama atau di media massa, cetak dan digital, saya merasa sedang menyaksikan lukisan-lukisan dengan bermacam aliran dan genre seni lukis.

Saya tidak fanatik terhadap satu aliran seni lukis. Apakah itu realisme? Apakah itu naturalisme? Apakah itu abstrak? Setiap aliran seni lukis tentu punya sejarah, keindahan dan keunikan. Meskipun, saya sendiri sering melukis abstrak.

Dengan sadar saya melakukan dan memasukkan unsur-unsur seni lukis ke dalam proses kreatif menulis puisi. Proses kreatif saya belum selesai. Saya terus berproses. Bukan tanpa alasan jika saya memasukkan unsur-unsur seni lukis menjadi metafora-metafora dalam puisi yang saya tulis. Saya menikmati setiap proses kreatif ini, namun saya tidak gampang cepat berpuas diri.

Maka, jika garis-garis memiliki mata, kata-kata pun bermata. Maka, mari nikmati 5 puisi saya tentang cinta.

Asep Sembada

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

4 Komentar

  1. Mantap. Terus menebar puisi dan kebaikan.

  2. Ruang Literasi yang sangat manfaat bagi pegiat literasi

    1. Teruslah membaca dan menulis

  3. Mohon infonya untuk alamat email pengiriman naskah, terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==