Puisi Minggu: 5 Puisi Iman Sembada Tentang Cinta

Puisi Iman Sembada
CATATAN KECIL #1

Aku melihat ada bayangan masa lalu
Di keningmu, seperti sisa-sisa cat akrilik
Yang mengering di palet. Aku telah membuat
Catatan kecil di studiomu. Tentang kesunyian
Di balik kanvas kosong. Tentang kuas yang
Jatuh di lantai. Tentang pensil dan penggaris

Tetapi kau sedang asyik membuat garis
Zig-zag di atas kertas gambar. Garis zig-zag itu
Seperti pikiranmu yang tak konsisten, sering
Berubah-ubah. Garis zig-zag itu ingin meraih
Lenganku. Ingin menghapus tulisan-tulisanku

Lalu aku mencium bau tubuh manusia. Bau
Tubuh manusia yang bersedih. Apakah itu
Bau tubuhmu? Siapa yang betah menyimpan
Kesedihan dan penderitaan? Kau berdiri di luar
Garis zig-zag, juga di luar bau tubuh manusia
Yang telah membuat ladang-ladang dusta

Depok, 2023

Judul: Cerita Pendek di Hari Minggu #1 karya Iman Sembada

Puisi Iman Sembada
CATATAN KECIL #2

Cat yang berceceran di lantai adalah kisahmu
Yang tak disiarkan televisi. Seperti aku yang
Tak bisa menghapus nama Yanti. Aku melihat
Kemiskinan dan kebodohan di atas tanah ini
Seperti batu-batu yang dibiarkan berlumut

Pagi berjalan di bawah langit biru. Langit
Yang tampak semakin rendah. Matahari
Juga semakin rendah, cahayanya semakin
Panas, menancapkan akar-akarnya di ubun-ubun

Biarlah semua kisahmu tetap rahasia dalam
Pergesekan angin dan musim. Kasus kopi
Sianida ramai lagi bersamaan bank-bank
Menaikkan bunga pinjaman. Orang-orang
Kecil berkejaran berebut keberuntungan

Aku berdiri di pinggir jalan sebagai sisa-sisa
Bangunan. Atas nama pembangunan, entah
Untuk siapa, penggusuran selalu menghapus
Kampung-kampung, menghapus rumah-rumah
Juga menghapus kultur dan dongeng-dongeng

Tetapi, aku tak bisa menghapus nama Yanti

Depok, 2023

Judul: Cerita Pendek di Hari Minggu #2 – Karya Iman Sembada

Puisi Iman Sembada
CINTA YANG GANJIL

Waktu adalah garis-garis yang bersayap. Aku tak
Pernah menyerahkan diriku kepadamu. Meski aku
Telah mencintaimu dengan cara yang ganjil. Atas
Nama cinta yang ganjil ini, aku ilustrasikan igauan
Yang panjang sambil meracik warna. Warna yang
Menegaskan cintaku kepadamu menjadi berbeda
Dari yang lainnya, seperti matahari di pagi hari

Apakah cinta harus selalu cengeng dan rewel?
Aku menatap kaki langit: garis-garis awan tebal
Dan angin bergaram. Engkau pun tahu, aku tak
Pernah membeli bunga mawar untuk memujamu

Waktu adalah garis-garis yang bersayap. Garis
Yang membuat lintasan-lintasan usia dan suara
Dalam gelombang udara. Aku membeli kuota
Internet. Aku sedang ingin video call denganmu —
Aku tak punya maksud untuk menguasaimu. Aku
Memasukkan pakaian ke dalam lemari, seperti
Memasukkan kritik seni rupa ke dalam pikiranku

Engkau lebih mengerti dibanding aku tentang
Perih dan bencana yang kemarin. Aku menutup
Pintu dari setiap kegaduhan. Sepasang matamu
Adalah musim semi yang memancarkan kedamaian

Jalanan, Oktober 2023

Judul Lukisan: Dua Kutub/Karya Tias Tatanka

Puisi Iman Sembada
ESAI-ESAI SENI RUPA

Sungai-sungai mengalir 24 jam. Seseorang
Menulis tentang aliran seni lukis. Menulis
Tentang aku yang bangun tidur. Garis-garis
Visual datang lagi, menjadi esai-esai seni rupa

Aku menyeduh kopi setelah mandi dan gosok
Gigi. Aku memakai sarung batik Pekalongan. Aku
Membaca buku harian. Aku membaca surat cinta
Yang pertama kutulis. Surat cinta yang tak pernah
Aku kirim kepada siapa-siapa. Tak ada tombol
Untuk kematian di dinding galeri. Seseorang itu
Masih menulis tentang aku yang merancang
Akan berpameran tunggal. Lalu aku merasakan
Getaran dari lantai yang retak-retak. Orang-orang
Berlalu-lalang, seperti proposal-proposal berdaki

Sungai-sungai terus mengalir. Mengalirkan
24 jam peristiwa-peristiwa ke kanvas ukuran
60 x 90 centimeter tanpa blitz kamera. Malam
Seperti baru disusun kembali. Serupa lampu
Di tengah ruang, aku lebih memilih untuk tetap
Menyala. Seseorang masih menulis tentang aku

Depok, 2023

Judul Lukisan: Suka-suka/Karya Tias Tatanka

Puisi Iman Sembada
FIGURASI PEREMPUAN

Angin reformasi tumbang di comberan. Seorang
Lelaki merenovasi lukisan: punggung perempuan
Itu seperti bukit-bukit yang hijau. Aku melihatnya
Berdiri di tengah gerimis kecil tanpa topi. Tanpa
Payung dan mantel. Udara dingin di luar jendela

Perempuan itu tetap berdiri di situ, di antara
Bayangan-bayangan pohon yang sunyi. Tetapi
Sunyi bukan kosong. Sunyi adalah isi. Sunyi
Menegaskan garis-garis anatomi yang dilalui
Mimpi-mimpi. Rambut perempuan itu hitam
Tergelung dalam kultur. Bau nasi goreng dan
Bau got menjelang malam. Baju kebaya dalam
Tatapan orang-orang yang lewat bergegas

Seorang lelaki masih merenovasi lukisan: mata
Perempuan itu seperti kebun anggur. Bau asap
Rokok elektrik menjelang malam. Aku melihat
Perempuan itu sebagai sebuah kenangan. Setiap
Kebusukan akan terkubur, seperti sampah nuklir
Yang dimasukkan ke dalam terowongan di bawah
Laut. Gerimis belum berhenti menjelang malam

Depok, Desember 2023

Judul Llukisan: Terbelah/Karya Tias Tatanka

TENTANG PENYAIR: Iman Sembada lahir di Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada 4 Mei. Selain menulis puisi, ia juga melukis. Buku antologi puisi tunggalnya Airmata Suku Bangsa (2004), Perempuan Bulan Ranjang (2016) dan Orang Jawa di Suriname (2019). Biografinya termaktub dalam buku Apa & Siapa Penyair Indonesia (2017). Kontak WA: 0858 9060 9064. Kini ia bermukim di kota Depok, Jawa Barat.

PUISI MINGGU terbit setiap hari Minggu. Silakan mengirimkan 5 hingga 10 puisi tematik. Sertakan foto diri dan gambar atau foto ilustrasi untuk mempercantik puisi-puisinya. Sertakan bio narasi dan pengantar singkat. Kirimkan ke email : gongtravelling@gmail.com . Ada uang pengganti pulsa Rp 150.000,-. Sertakan bank dan nomor rekeningnya.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

4 Komentar

  1. Mantap. Terus menebar puisi dan kebaikan.

  2. Ruang Literasi yang sangat manfaat bagi pegiat literasi

    1. Teruslah membaca dan menulis

  3. Mohon infonya untuk alamat email pengiriman naskah, terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==