Seperti biasa, di pintu kedatangan belasan porter menyambut. Wajah-wajah yang penuh harapan. Kataku kepada Ade, “Berbagi. Berikan nomor bagasina ke porter.” Aku tambahkan kepada Ade, bahwa momen seperti ini mirip dengan moment kita menunggu jawaban dari penerbit: apakah royalti atau honorarium kita sudah dtransfer atau belum.

Di depan pintu utama, staf dari Media Pendidikan Cakrawala NTT menyambut kamu. Lia, Ira, Matheus, dan satu lagi lupa namanya. Kami langung dibawa ke hotel La Hasienda bergaya Meksiko. Kamicheck in dan sarapan nasi goreng di roof top.

Saya sangat terkesan dengan hotel La Hasienda ini. Tidak jauh dari bandara. Bergaya Meksiko. Interiornya dari bambu dan pecahan keramik. Seperti sedang berada di lokasi syuting film-film Quentin Tarantino.

Perjalanan yang menyenangkan karena memang ini bukan sekadar traveling. Aku dan Ade akan memberika materi pelatihan menulis. Durasi 10 hari bukan sebentar. Kata Gusty Richarno, “Ini Gerakan Literasi Sekolah.”

Pukul 14:30 WITA, kami kembali ke bandara Kupang. Pesawat Wings Air tujuan Rote sudah menanti. Bagasi 2 koper dan satu dus buku beratnya 38 kilo. Biayanya Rp. 30 ribu per kilo. Petugas memberi diskon 8 kilo. Ade menalangi Rp. 930.000,- Hanya 15 menit waktu di udara. Aku sebetulnya menginginkan naik kapal ferry. Lebih terasa perjalanannya karena bisa banyak berteu orang Timor.

Lagi-lagi aku tertidur. Aku terbangun ketika merasakan ada guncangan dan benturan. Aku kaget. Oh! Ternyata itu momen saat roda-roda pesawat membentur landasan. Aku lega. Alhamdulillah. Pendaratan yang mulus. Hal yang kuimpikan terjadi: aku di Pulau Rote!

Gusty Richarno, Bunda Baca – isteri wakil Bupatu Rote Ndao, dan Sekdis Disdik menyambut kami. Destinasi pertama ke SMKN 1 Lobalain – kami melihat dladiresik. Luar biasa. Aku tidak menduga jika kegiatan Getakan Literasi Sekolah ini digarap serius oleh Media Pendidikan Cakrawala. NTT memang istimewa. Kini masuk di 10 besar dalam indeks literasi masyarakat Indonesia.

Aku sangat respect kepada Gusty Richarno dan kawan-kawan di Media Pendidikan Cakrawala. Melakukan ini semua bukan tanpa resiko. Anggaran yang tidak seberapa, waktu yang tersita. Tapi jika ini sudah panggilan hati, semuanya membuat bahagia.
Gol A Gong


