Alhamdulillah diberi rezeki punya tumpukan novel Keigo gini. Ini bukan pamer, cuma senang dan bersyukur bisa menyisihkan uang jajan buat beli buku favorit. Bukan FOMO juga, karena setelah dapat bukunya malah nggak langsung dibaca, tapi ditimang-timang dan dipandang-pandang. Bwahahaha. Bacanya juga perlahan, karena setting lokasi, karakter, dan konflik di Jepang sana, jadi aku harus ingat nama orang dan bangunan. ![]()

Sudah dibaca semua? | Tinggal Kesetiaan Mr. X kayaknya. | Ingat semua ceritanya? | Enggaklah kalau ingat banget, harus baca lagi dulu biar ingat. | Lah, bukan fans berat Keigo, dong! | Ya, biar aja, karena bukan sesuatu yang harus diingat atau dihafal. Aku baca novel Keigo karena suka cara dia membuat alur dengan menyelipkan kejutan-kejutan. | Judul mana yang paling disuka? | Angsa dan Kelelawar, karena manis endingnya, judulnya filosofis sekali.
Aku mau mikir dulu, ikutan challenge nggak ya? Yuk hitung kancing! Ikut, nggak, ikut, nggak, ikut, nggak, ikut ….


