Semangat Perpusnas RI yang tidak selalu meminta orang datang ke perpustakaan, tapi Perpustakaan Nasional RI yang mendatangi pemustaka, saya adopsi itu. Saya juga mendatangi warga di seluruh pelosok Indonesia menggelorakan: Membaca Itu Sehat, Menulis Itu Hebat.

Tadinya mau saya labeli “Gempa Literasi”. Tapi Daniel Mahendra mengusulkan yang lebih lembut di telinga: Safari Literasi.

Maka dimulaiah Safari Literasi – Perpusnas RI jilid pertama. Jawa Barat dan Jawa Tengah sambil jualan buku “Gong Smash” (Epigraf). Pembiayaannya APBD, komunitas, pribadi, kampus, dan dari royalti buku. Sekitar 2 minggu, kami dalam perjalanan dan menggunakan mobil Daniel.


Jilid 1 sukses. Perpusnas RI senang, karena kewajiban saya menyelenggarakan kegiatan di 12 titik, melampaui target jadi 126 titik kegiatan. Padaal Covid-19 sedang mengganas.



