Iris-iris tomat dan mentimun, bagi dua, satu bagian ditumis bentar, sisihkan. Iris sebutir bakso. Bukan pelit, ini sebutir karena untuk topping aja.
Kocok telur dan nasi. Campur dengan tumisan tomat dan mentimun tadi. Dadar dengan api kecil. Hias dengan sisa tomat dan mentimun, tata irisan bakso. Amati proses memasak dengan pose cakep dan penuh harapan.

Eh perlu lho, masak dengan pose cantik, walaupun badan masih bau asem. Ini ngaruh ke mood buat yang moody, ngaruh ke suasana hati bagi yang baperan tiap pagi. Bayangkan di depan itu ada kamera yang selalu menyala dan menyiarkan wajah dan sikap Anda. Jadi attitude terjaga selalu ya. Hahaha.
Astaghfirullah. Nyadar kok kamera netizen. Dari dulu sudah ada kamera Ilaihi juga, tapi suka lupa. Astaghfirullah.


Oke. Setelah pizza nasi siap, aku bikin saus-sausan. Berhubung hubby biasanya bakal nanyain lauk, jadi alternatifnya bikin saus ala-ala. Padahal itu pizza isinya udah ada telur juga, cuma nggak kelihatan.
Iris lagi tomat dan mentimun. Tumis kornet, masukkan irisan tadi. Taburi bawang goreng. Masak cepat dan selalu sikap cakep.

Potong pizza nasi. Jangan lupa foto-foto dulu buat postingan fesbuk dan situs golagongkreatif dotcom. Juga buat status WA. Hahaha. Selalu eksis di mana pun akun berada.
Yang kepo aku sarapan pizza juga kah, jawabnya engga ya. Aku sarapan setengah liter jus pepaya, buah naga, dan nanas.


Masya Allah, tabarakallah, allahumma baarik ‘alaih Alhamdulillah masih diberi kesempatan masak cantique dan menarique begini. Soal rasa biarlah apa adanya, yang penting perhatian tetap tersedia.
Sehat-sehat ya, semuanya!
Tias Tatanka.



