Tias Tatanka – Pendiri Rumah Dunia
Memang begitu kisahnya. Suatu siang suamiku pulang dari rumah orang tuanya yang berjarak tiga kilometer dari rumah kami. Ia bercerita tentang kondisi air di sana yang baru mengalir malam hari. “Jadi tiap malam Emak nandon air di ember kecil, bolak-balik bawa ke kamar, untuk keperluan Bapak,” kata suamiku sedih.

Halaman: 1 2

