31 Tahun Menulis 125 Buku

Sebetulnya saya sekarang sudah menekuni profesi menulis selama 32 tahun, persis sama dengan usia novel Balada Si Roy yang siap diproduksi jadi film oleh Fajar Nugros – Susanti Dewi dari IDN Pictures. Rencana syuting 10 Januari 2021. Saya bersyukur, ya Allah, bisa menafkahi keluarga dari menulis. Iqra dan qalam, saya rasa dua hal itulah yang membuat Allah mencukupi hidup saya. Memang tidak jadi kaya amat, tapi alhamdulillah hidup kami dicukupkan.

Dua novel saya disinetronkan Indika Entertainment pada 2002. Novel trilogi “Pada-Mu Aku Bersimpuh” (RCTI, TPI, LaTV, TV3 Malaysia) dan “Al Bahri” (TV7). Kini novel Balada Si Roy siap diproduksi jadi film pada 10 Januari 2021. Novel Balada Si Roy terus menggelinding dibeli pembaca.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Dari Novel Best Seller ke Film Layar Lebar

Kamu ingin bisa nulis novel, terus best seller, terus dibeli produser, terus dilayarlebarkan?Iya, aku pingin banget bisa nulis novel best seller. Piye carane? Kemudian difilmkan? OMG, mau banget! Ayo, buruan bergabung di:

Kelas Menulis Gol A Gong
secara online membuka:

Kelas Menulis Novel Best Seller
Khusus Februari 2021
Biaya Rp. 1,5 juta
Bonus novel Balada Si Roy
(sudah ongkos kirim)
Untuk 6 peserta saja
6X pertemuan
2 jam sekali pertemuan

Tertarik?
Daftar ke @tiastatanka
WA 0819 06311 007.
Segera pesan kursi.

Anda Jadi Penulis,
Saya histeris!
Arrrgggghhhhh!

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Dari Novel Best Seller ke Film Balada Si Roy

Novel saya yang berjudul Balada Si Roy siap difilmkan oleh IDN Pictures. Syuting mulai 10 Januari 2021. Sutradaranya Fajar Nufros. Pertanyaannya, “Bagaimana bisa novel Balada Si Roy yang sudah berumur 32 tahun difilmkan?” Ingin tahu rahasianya bagaimana Balada Si Roy best seller dan difilmkan? Ayo, segera mendaftar di Kelas Menulis Gol A Gong untuk tahun 2021. Silakan mendaftar kepada Tias Tatanka di 081906311007. (GG)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Novel Best Seller di Indonesia yang Difilmkan

Di Indonesia yang jumlah penduduknya 270 juta jiwa, tidak banyak penulis yang novelnya best seller dan difilmkan. Bumi Manusia (Pramoedya Ananta Toer), Ronggeng Dukuh Paruk (Ahmad Tohari), Karmila (Marga T), Keluarga Cemara (Arswendo Atmowiloto), Gita Cinta dari SMA (Eddy D Iskandar), Ali Topan Anak Jalanan (Teguh Esha), Lupus (Hilman), Balada Si Roy (Gol A Gong), Ayat-ayat Cinta (Habiburrahman El Shirazy), Laskar Pelangi (Andrea Hirata), Lima Menara (Ahmad Fuadi), dan Surga yang Tak Dirindukan (Asma Nadia), dan Brontosaurus (Raditya Dika).

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

10 Hal Penting Kenapa Novelku Tidak Best Seller

Banyak orang, terutama penulis pemula bertanya kepada saya, “Bagaimana caranya menulis novel sehingga best seller?” Saya memberi tahu kepada mereka, bahwa ada 10 hal yang mereka tidak sadari, yang menyebabkan novelnya tidak diterima pasar dengan baik. Apa saja, sih? Inki dia:

•1. Tidak ada tokoh utama yang kuat dan dominan •2. Menyepelekan tokoh antagonis (jahat). •3. Tidak ada konflik antar tokoh yang kuat. •4. Teknik menulisnya seperti menulis essay •5. Menceramahi pembaca.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Jangan Sia-siakan Tokoh Antagonis

Suatu hari saya dan mas Golagong Penulis berdiskusi tentang materi dalam Kelas Menulis Gol A Gong. Salah satu bahan pembahasan adalah tokoh antagonis. Setiap manusia punya sisi baik dan buruk. Tokoh baik biasanya muncul dari keturunan dan lingkungan baik. Sesekali ia melakukan kesalahan dan dengan berbagai cara kembali baik.

Begitu juga tokoh antagonis, pasti ada sesuatu yang menyebabkannya menjadi jahat.
Nah, sisi ini sering dilupakan. Kita sering menampilkan tokoh jahat murni dengan kejahatan dan sisi gelapnya yang paling dalam kalau perlu hingga menembus magma.
Tetapi penulis sering lupa sisi kemanusiaan bahwa ada kemungkinan ia bisa berubah menjadi baik. Jika tidak ditakdirkan berubah pun setidaknya ia memiliki kebaikan.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Tak Ada Koran dan Majalah, Platform Digital Juga Jadilah!

Novel terbaru Karya Gol A Gong di era digital ini, ketika majalah dan koran tidak menyediakan lagi halaman sastra dan penerbitan tiarap karena pandemi Covid-19, saya harus beradaptasi. Kini novel terbaru saya yang berjudul Lelaki di Tanah Perawan bisa dibaca di Storial.co. Linknya https://www.storial.co/book/lelaki-di-tanah-perawan-1   Inilah bentuk adaptasi saya. Terima kasih sudah bersedia membacanya.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5