Resensi buku Robohnya Surau Kami karya A. A. Navis yang mengajak pembaca merenungkan makna ibadah, kepedulian sosial, dan kehidupan manusia.
Robohnya Surau Kami: Cerpen yang Menampar Kesadaran

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Resensi buku Robohnya Surau Kami karya A. A. Navis yang mengajak pembaca merenungkan makna ibadah, kepedulian sosial, dan kehidupan manusia.

Oleh Kiki Pebrianto – Relawan Rumah Dunia Minggu malam, 3 Mei 2026, aku membawa sebuah buku ke Kedai Searah – Rumah Dunia dengan niat ingin …

Resensi novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati yang mengangkat perjuangan Ale menghadapi putus asa, dan proses menemukan arti hidup.

Buku yang saya temukan adalah Bicara Itu Ada Seninya karya Oh Su Hyang.

Museum Literasi Gol A Gong membawa pengalaman penuh inspirasi tentang perjuangan, literasi, dan mimpi yang dibangun melalui membaca dan menulis.

Saya senang sekali bisa mengikuti kegiatan pusling ini meski tidak digaji, karena ini merupakan bentuk pengabdian relawan terhadap Rumah Dunia.

Berawal dari obrolan es teh, aku malah terjebak jadi PJ Nobar Rumah Dunia. Simak keseruan diskusi film Budi Pekerti dan refleksi bijak bermedia sosial.

Catatan personal seorang relawan tentang pengalaman jatuh cinta berkali-kali di Rumah Dunia, pusat literasi dan kesenian di Banten.

Pada momen ulang tahun RD ke-23, saya berdoa; semoga RD, wa bil khusus buat para pendirinya, para relawannya, dan seluruh alumni KMRD-nya mendapat keberkahan hidup, memperoleh keridhoan Allah, serta bisa meraih cita-cita yang diharapkan tiap masing-masing individu

Rumah Dunia bukan hanya komunitas—ia adalah rumah bagi banyak orang. Aku bersyukur bisa menjadi bagian dari perjalanan luar biasa ini.

Pak Asman itu relawan Rumah Dunia pertama untuk orang tua. Ketika orang-orang kampung belum “ngeh” dengan Rumah Dunia, Pak Asman sudah ikut ngurusi. Anak-anaknya aktif di Rumah Dunia; Deden, Awi, Aini, Sri.

Dulu, saya adalah anak bungsu yang belajar dari para senior. Sekarang, saya berada di posisi mereka, mencoba melakukan hal yang sama untuk relawan baru.

Rumah Dunia itu luasnya 3000 meter dan banyak ditanami pophon agar sejuk. Ada pohon sawo, bambu sumbangan Das Albantani, Trembesi, Angsana, jati, dan ashoka. Tentu daunnya lumayan banyak dan hrus rjin menyapu. Tapi Rumah Dunia jadi areal nyaman untuk berangin-angin.

Menjadi pelayan literasi itu luar biasa pahalanya. Setelah lulus SI dari UIN SMH Banten, 2020, langsung bekerja di koran Radar Banten. Untuk meningkatkan kapasitas diri, Daru eh Haidaroh kuliah lagi di Untirta Serang, mengejar S2. Kini kabar terbaru Rabu 11 Desember 2024, Daru jadi sarjana sarjana, alias dua kali sarjana. Orang tuanya akan bangga membaca nama anaknya: Haidaroh, M.I.Kom.

Bang Daru adalah bukti bahwa mimpi yang digenggam erat, yang dijaga dengan usaha dan doa, bisa menjadi nyata.

Sebagai panitia, saya belajar bahwa keberhasilan sejati datang dari kolaborasi, kepercayaan, dan kerja keras setiap anggota tim, sekecil apa pun perannya.

Tepat hari ini Senin, 04 November 2024 saya mendampingi Mas Gol A Gong ikut ke acara “Duta Baca Masuk Sekolah” di Sekolah Islam Terpadu Al-Itqon, Balaraja, Kab. Tangerang.