Tiga Hari Kegiatan APBN Duta Baca Indonesia Tidak Cukup Untuk Meningkatkan Budaya Membaca dan Menulis di Indonesia

Selama tahun 2022 Duta Baca Indonesia telah menyelesaikan 15 Kegiatan wajib yang diberikan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. 15 kegiatan tersebut berupa 11 talkshow dan Pelatihan Kepenulisan di (1) Sidoarjo, (2) Buleleng, (3) Mataram, (4) Kupang, (5) Merauke, (6) Kalimantan Timur (7) Palu, (8) Surabaya, (9) Boyolali dan (10) Kubu Raya, dan (11) Maluku. Seluruh talkshow dan pelatihan mengangkat tema “Membaca itu sehat, menulis itu hebat”.

Sedangkan  webinar; (1) Membumikan Literasi dan penandatanganan MoU, (2) Darurat Buku di Indonesia, (3) Perayaan Hari Buku Sedunia dan Peluncuran Buku Antologi Cerpen 30 Anak Indonesia, dan (4) Generasi Z dan Literasi Digital”.

Pada setiap kegiatan Talkshow dan Pelatihan Kepenulisan di daerah, Duta Baca Indonesia selalu menambah waktu kunjungannya. Duta Baca Indonesia akan mengunjungi komunitas-komunitas literasi untuk berbagi pengalaman membuat program dan kegiatan, mewawancarai dan berdiskusi dengan kepala daerah,  tokoh literasi, atau kepala perpustakaan daerah untuk mendorong membuat Perda literasi, merespon UU Nomor 3 tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan, seminar literasi, pelatihan menulis, pelatihan membuat alat peraga literasi dari dus bekas untuk guru PAUD/TK, bedah buku dan film, peluncuran buku, dan mengenalkan literasi dasar dan karakter kepada anak usia dini dengan “Celemek Ajaib Paman Gong”. Selain mengunjungi komunitas literasi duta baca juga datang ke pondok pesantren, kampus, dan sekolah, mulai dari tingkat TK/PAUD hingga SLTA.

Kegiatan tersebut dikemas dengan nama Safari Literasi Duta Baca Indonesia. Pembiayaannya swadaya; dari APBD atau lembaga lain yang ingin berkolaborasi dengan Duta Baca Indonesia untuk menguatkan budaya baca di Indonesia. Sebab APBN hanya menutup biaya kegiatan selama 3 hari dengan perincian hari pertama check-in, hari kedua kegiaatan pelatihan dan talkshow, dan hari ketiga check out pulang ke Jakarta. Kegiatan 3 hari itu tidak cukup sebagai strategi untuk meningkatkan budaya membaca dan menulis masyarakat di Indonesia.

Safari Literasi Duta Baca Indonesia direspon positif oleh masyarakat. Misalnya pada Safari Literasi di 4 kota (Sidoarjo, Buleleng, Mataram, dan Kupang) 19 Januari – 10 April 2022, Duta Baca Indonesia berhasil menyelenggarakan 200 kegiatan di 40 kota. Di Maluku pada Juli 2022, Safari Literasi sukses menyelenggarakan 14 kegiatan selama 4 hari waktu tambahan, begitu juga selama kegiatan di Kalimantan Timur, Duta Baca Indonesia bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Timur berhasil mendatangi 5 Kabupaten/kota dan melaksanakan setidaknya kegiatan 20 kegiatan. Begitu juga di kota-kota lain yang ditunjuk Perpustakaan Nasional untuk menjadi tempat Talkshow dan Pelatihan Kepenulisan.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

1 Komentar

  1. Seharusnya pemerintah lbh bnyak memberibwajtu dan anggaran ubtuk duta baca indonesia dlm perjalanan safari keliling indonesia klau terbatas wakru dan anggaran mk percuma jg ada duta baca ,,,kasihan duta baca ind berjuang sosialisasi minat baca keliling indvtp tdk di dukung pemrntah dgn sepenuh hati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==