Di situ saya selama berbincang langsung dikasih tugas oleh Mas Gol A Gong. Saya kaget. Wah, kata saya di dalam hati. Bagaimana ini, bisa ngga ya? Tapi saya menegaskan dalam pikiran saya, bisa melakuan hal-hal baru yang belum saya ketahui.
Mas gong menugaskan saya, yaitu menempelkan plat nomor dari Kalimantan Tengah di pohon yang sudah mati. Kaget juga saya. Di pohon itu sudah banyak ditempel plat nomor. Sekarang ini ditempelkan lagi yang baru . Ya, di pohon yang mati itu ternyata dipohon itu banyak sekali plat-plat nomor yang sudah menempel dan berbeda beda-beda daerah.


“Nih, tugas pertama kamu. Tempelkan plat ini di pohon itu,” kata Mas Gong menyuruh saya.
Setelah saya pasang plat itu beliau berkata
“Apa yang ada dipikiran kamu tentang pohon ini dan apa arti makna dari semuanya,” tanya Mas Gong.
Nah, dari situ saya berpikir. Oh, ini ya yang dinamakan pohon perjalanan. Kesimpulannya dari pohon itu adalah kenangan-kenangan saat beliau keluar kota.



