Dari dulu, aku selalu merasa damai dan bahagia jika berada di perpustakaan pribadi. Aku membayangkan para penulisnya, yang di setiap malam, disergap sunyi, luka pedih kehidupan, memunculkan gagasan-gagasan untuk dituliskan. Bunyi mesin tik si penulis mengetuki hati-hati yang tak bisa tidur di tengah malam. Dan akhirnya, sebuah buku berhasil dituliskan.



Halaman: 1 2

