Dia juga menceritakan bahwa dia merupakan perempuan yang berani mengambil langkah menikah muda, dan ketika punya anak tidak membuatnya surut untuk terus belajar. “Beresin anak dulu baru kuliah. Ingin upgrade diri,” katanya.

Selain itu, Friska juga menjelaskan kalau dirinya sangat menyukai tantangan. Ditempatkan di manapun mudah beradaptasi dan penuh semangat walau sudah memiliki anak. Kerja sana sini.

“Yang saya heran itu kenapa anak muda yang leha-leha? Sedangkan saya yang sudah berumah tangga dan punya anak semangat banget,” ujar Friska.
Anak muda sekarang ini menurut Friska terlalu banyak mengkritik tetapi tidak bisa melakukan banyak hal. Padahal dengan dirinya banyak melakukan sesuatu bisa jadi itu adalah kesuksesan yang akan cepat diraih.

Friska akhirnya mendirikan Teras Bamboe yang di dalamnya bukan cuma sekedar tempat makan seperti kafe-kafe kebanyakan tetapi juga ada kegiatan literasi yang harapannya bisa banyak merubah mindset anak muda.
“Kedepannya Teras Bamboe akan mengembangkan literasi digital sehingga anak muda bisa mengupgrade dirinya lebih jauh lagi,” tandasnya.

Sore itu sangat mengesankan bagi saya, sebab saya diberikan dua pelajaran hidup yang hebat dari dua pemateri. Yang pertama, mengajarkan saya untuk bersikap kritis dan yang kedua mengajarkan saya untuk terus belajar walaupun apapun membatasi diri.
Acara ditutup dengan bukber bersama. Ayam geprek dari Rendez-Vous Kafe menghiasi keceriaan dari peserta Nyenyore dan Kado Lebaran Rumah Dunia tahun 2023.*


