Kamu bingung dengan masa depanmu? Tidak usah bingung. Sekolah dan kuliah saja. Raih cita-citamu sebagai sarjana. Kemudian kuasai 1 bidang saja hingga kamu ahli. Insya Allah, masa depanmu gemilang.
Kuasai 1 Keterampilan Menuju Indonesia Emas

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Kamu bingung dengan masa depanmu? Tidak usah bingung. Sekolah dan kuliah saja. Raih cita-citamu sebagai sarjana. Kemudian kuasai 1 bidang saja hingga kamu ahli. Insya Allah, masa depanmu gemilang.

Saya sering menemukan, Kepala Sekolah memberlakukan razia handphone. Murid-murid “diteror”, agar pintar dan jadi kebanggaan sekolah. Si murid tidak boleh salah dan sekolah harus hebat. Tidak ada kebahagiaan di wajah para murid.

Aceh termasuk gudang penulis. Siapa tidak mengenal Hamzah Fansuri? Dia ulama sufi dan sastrawan pada abad ke-16. A. Teeuw menyebutnya sebagai Sang Pemula Puisi Indonesia, sementara Abdul Hadi W. M. menjulukinya Bapak Sastra Melayu.

Saya menulis puisi sebagai panggilan hidup sebagaimana saya mengabdi sebagai guru honorer. Melalui enam puisi saya bertema guru ini, saya sedang mengajak siapa saja untuk ikut bergurau bersama saya.

Ada apa dengan salon? Saya selalu senang berada di salon. Imajinasinya jadi liar. Putra saya, Jordy – 5 tahun kala itu, pernah dicukur di salon. Dia nyeletuk, “Mbak bencong atau bukan?”

Seru. Walaupun matahari bersinar terang, 1057 pelajar SMAN 1 Jambi bertahan di lapangan; mereka mendengarkan cerita suka-duka Gol A Gong sebgaai Duta Baca Indonesia dan Rizdhianty Savitri sebagai Duta Baca Jambi.

Tiba-tiba Lun tersenyum picik. Wajahnya berseri kepuasan. Ia seperti baru saja menemukan jalan keluar setelah lama terkurung di gua gelap gulita. Inilah dia. Dengan mengumpat Lun mendapatkan kepuasan diri. Ia merasa jadi laki-laki sejati. Laki-laki yang memiliki kuasa. Kepercayaan dirinya muncul dengan umpatan yang keluar dari mulutnya.

Begitu mendarat, saya meminta kursi roda. Setelah penumpang semua turun, pramugari memohon maaf lagi. Kata dia, kursi roda sedang dipesankan tapi butuh waktu. Saya memilih jalan saja, tertatih-tatih.

Antologi fiksi mini “Bandara” (SIP Publishing, Oktober 2024) adalah tugas akhr peserta Kelas Menulis bersama Gol A Gong. Kamu tergabung di sini?

Buku fiksi mini berjudul “Bandara” ini hasil dari pelatihan Agustus 2024. Akan ada 4 buku diterbitkan. Panteng terus info-info tentang pelatihan menulis saya bersama SIP Publishing. Ayo, gabung.

Saya susuri jalan raya. Masjid Agung terlewat. Menyesal juga tidak berjamaah di sini. Pertokoan masih tutup, ada satu-dua warung kelontong buka. Banyak bendera partai berjejer. Baliho calon Kepala Daerah.
Akhirnya di pertigaan kota Nagan Raya, aku menemukan Warung kopi Indra Jaya. Aku memesan kopi saring.Secangkir Rp 5000, tanpa gula.

Aku tidak menyangka jika si begal lebih cepat gerakannya dariku. Golok tajam itu berkelebat menebas kepalaku. Darah muncrat ke wajah si Ibu yang menjerit. Aku terkapar dengan kepala hampir terputus. Aku masih merasakan si ibu berteriak-teriak minta tolong. Si begal itu berlari ke motor dan kabur.

Saya ceritakan kepada Pak Sapardi, bagaimana ajaibnya puisi “Aku Ingin Mencintaimu” pada kehidupan cinta saya dengan Tias Tatanka. Saya melamar Tias Tatanka dengan menyanyikan lagu “Aku Ingin Mencintaimu” di telepon kantor, Bedeng 2000 Palmerah Utara, Jakarta.

(AHM) memperkenalkan dua sepeda motor listrik terbaru, Honda ICON e: dan Honda CUV e: yang semakin memperkaya pilihan sepeda motor listrik dengan kualitas tinggi

Kau membuat pola cinta. Kau menjahitnya di kala sendiri sementara aku menyebarkan semangat membaca dan menulis di kota-kota bahkan pelosok desa.

Ayo, perbaiki kesalahan dasarmu dalam menulis novel. Novel bukan biografi, tanda bacanya juga.

Ketika ditetapkan jadi Duta Baca Indonesia, saya lapor, Marissa senang sekali. Ketika relawan Rumah Dunia mau mengambil rumah di perumahan dimana Ikang jadi boss-nya, dia membantu menginfokan ke Ikang. Akhirnya rumah yang didambakan relawan berhasil didapat.