Kopi atau teh tarik? Mie Aceh atau mie rebus? Tentu kopi Gayo pilihan yang paling pas. Saya pernah minum kopi di pinggiran danau Lut Tawar, Takengon, bersama LK Ara. Belum tertandingi momennya.
Kuliner: Mie Aceh dan Kopi

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Kopi atau teh tarik? Mie Aceh atau mie rebus? Tentu kopi Gayo pilihan yang paling pas. Saya pernah minum kopi di pinggiran danau Lut Tawar, Takengon, bersama LK Ara. Belum tertandingi momennya.

Mohon maaf, kepada teman-teman yang tidak pernah bersimbah keringat di lapangan demi bangsa dan negara untuk 1 cabang olahraga, mari kita doakan timnas kita agar menang. Jika menang, kita syukuri dan apreasiasi. Jika kalah, kita dorong lagi agar tetap semangat. Kita tidak perlu jadi mendadak ahli kemudian nyinyir atau sinis kepada para pemain dan pelatih jika belum pernah berlomba di lapangan demi bangsa dan negara.

Beragam motif ketika traveling. Ada yang bermaksud mencari pengalaman baru, refreshing, atau seperti saya yang ingin mengenali diri sendiri. Maksudnya? Contoh paling sederhana adalah ktika datang ke satu kota, kemudian barang berhraga kita dicuri. pakah kita kuat menghadapunya atau cengeng?

Sejak dulu saya menyukai fashion. Tentu cita-ita jadi foto model hanya ada di angan-angan. Tapi tidak ada salahnya selalu bergaya jika sedang difoto.

Sejak jadi Duta Baca Indonesia, saya memiliki kesempatan mengunjungi kota-kota di Indonesia. Mulai dari Sabang hingga Merauke, plat nomor mobil/motor saya miliki kemudian saya tempel di dinding rumah dan batang pohon yang sudah mati.

Sekitar 40 pegiat literasi, dari Sabang hingga mereka menuangkan gagasannya tentang bagaimana seharusnya Duta Baca Daerah dan Indonesia berkiprah di masa depan.

Aku sangat berharap tidak hanya tiga pertemuan ini saja yang menjadi cerita yang aku tulis dengan beliau, tapi aku ingin terus dan terus bertemu beliau. Bila ada kesempatan beliau datang ke tempat tinggalku di Kuningan, aku akan ikut serta belajar dalam kegiatan beliau bahkan aku ingin jadikan sebuah buku tulisan aku dengan Gol A Gong.

Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah bukan hanya seremoni atau ngobrol biasa tentang literasi, tapi juga para pelajar diberi kesempatan mengembangkan potensinya. Kegiatan utamanya yang penting adalah pelatihan menulis. Eh, sekolahmu mau? Kontak Rudi Rustiadi di WA 0877 7788 3370.

Ke mana kita akan mencari dan menemukanmu? Dalam labirin, menemukanmu penuh perjuangan.

Hallo, aku Nayaka. Saat ini aku duduk di kelas 4 SD. Hobbyku menyanyi dan menulis cerita, aku juga sangat suka mendengarkan musik. Aku pernah menulis dan membacakan puisi saat kelas 1 SD. Ibu guru dan teman-temanku mengapresiasiku, walaupun dalam berbicara artikulasiku tidak jelas karena aku didagnosa motorik delay. Aku adalah anak yang selalu semangat dan optimis. Oke, selamat membaca 5 puisiku tentang sahabat, ya.

Tim teri nasi ini dibumbui ketumbar, kunyit, serai, daun jeruk, oregano, parsley, lada putih, garam, dan keju parmesan. Bukan gaya-gayaan, tapi dasar aku suka eksperimen saat memasak.

Saya menyakini, bahwa keberadaan sosok Duta Baca baik nasional mupun daerah sangat penting. Bukan hanya dalam meningkatkan kemampuan membaca, menulis, berhitung, berbicara, menyimak, digitalisasi, melainkan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memanusiakan manusia.

Aku berpesan pada yang bikin sedih itu, agar berlatih lagi, karena tahun depan dia lulus SD. Dia harus mengejar banyak dalam waktu sempit. Ada konsep dasar matematika yang belum dia ketahui. Aku sampai mikir harus kasih perhatian khusus ke anak-anak macam gini.

Biduran itu Alergi terhadap makanan, seperti kacang, cokelat, telur, hidangan laut, gandum, dan susu. Bisa jadi. Saya suka makan kacang, cokelat, dan telur. Mesti dikurangi. Awalnya mengira alergi daging.

Bapak, menyuruh saya untuk bertebaran di muka bumi. Akhirnya itu saya terapkan kepada keempat anak kami- mereka bertebaran di muka bumi dan kami sekarang berduaan lagi di rumah. Kata Kahlil Gibran, ” Anak-anakmu bukan lagi anakmu, tapi dia anak masa depan.” Kami harus melepas mereka.

Pertanyaannya: Keliling Dunia di Usia Senja mungkinkah? Masih kuatkah saya menyandang ransel beratnya antara 10-15 kg? Saya menyadari, tubuh saya tidak seperti saat muda dulu

Kita pasti pernah membaca sejarah Taj Mahal, yaitu kuburan atau makam seorang perempuan bernama Mumtaz Mahal. Suaminya seorang Kaisar Mughal, Shah Jahan, sangat mencintai Mumtaz Mahal. Untuk mengenang istrinya yang meninggal pada 1631, Shah Jahan membangun Taj Mahal.