Dengan menulis, kita bisa meninggalkan jejak abadi atau, setidaknya, memiliki umur yang lebih panjang daripada batas usia kita.
Ruang Kontemplasi untuk Penulis

Dunia Kata, Dunia Imajinasi
Gelisah pada lingkungan

Dengan menulis, kita bisa meninggalkan jejak abadi atau, setidaknya, memiliki umur yang lebih panjang daripada batas usia kita.

Jadi, apa pun bidangnya, jangan pernah berhenti belajar dan berlatih. Karena sejatinya, kemampuan yang terasah adalah kunci keberhasilan.

seorang editor itu seperti perpustakaan berjalan yang di dalam isi kepalanya harus ada berbagai macam buku atau wawasan informasi

Pada saat seperti itu, seniman dapat mencoba berkolaborasi dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), seperti aplikasi pembuat lagu Suno AI.

Mungkin, bagi sebagian orang, kembang api adalah bentuk eksistensi dan ekspresi kaum berpunya.

Ide yang ada dalam kepala kita ini akan mentah dan sia-sia jika kita tidak pernah melakukan atau mewujudkannya menjadi karya nyata.

Sebagai manusia yang ingin terus maju, sesekali kita bisa belajar dari para tokoh yang berani berjuang demi cita-cita mereka.

Tulisan ini menggambarkan bagaimana kreativitas dalam menyampaikan pesan, bahkan tentang topik yang serius seperti kematian, dapat menciptakan dampak yang luas. Humor, jika digunakan dengan bijak, dapat menjadi alat dakwah yang efektif.

Salam bergabung di Rumah Dunia sejak 2007, masih kelas 1 SMA. Alumnus Fakultas Sastra Untirta Serang. Jadi Presiden Rumah Dunia 2020-2024. Nikmati 2 puisinya!

Anak-anak kehilangan makna kehilangan panutan, hanya ada jam kosong di kelas-kelas yang tak merdeka. Mereka yang kehilangan etika, tenggelam dalam inginnya sendiri tak tau untuk apa sesungguhnya kehidupan yang dijalani.

Aku sungguh beruntung bisa hidup di 4 era. Pertama era mesin uap dengan menggunakan mesin tik, kedua era globalisasi dengan komputer, ketiga era digital sehingga terhubung ke seluruh dunia menggunakan internet, dan kini era AI yang memudahkanku untuk membuat ilustrasi. Gila! Aku betul-betul bersemangat. Perubahan bagiku akan selalu ada gagasan besar di dalamnya. Itu produk dari orang-orang hebat yang gemar membaca.

Buat saya, AI itu teman baru yang baik. Ketika bertemu teman yang baik, bagaimana sikap kita? Memanfaatkan dia atau menjadi teman berdiskusi? Kalau saya, tentu akan saya ajak jadi teman berdikusi. Kata Amel dari Komunitas Puisi Esai AI lagi, “Aku memilih untuk mengeksplor lebih jauh apa yang bisa digali dengan AI karena menolak atau menerima kehadirannya, AI akan terus bertransformasi menjadi semakin canggih.”

GTA itu lebih dari sekadar game buat. Dia jadi pengingat bahwa hidup itu absurd dan kadang nggak masuk akal.

Galeri Nasional dimiliki oleh negara. Kepentingan utamanya menjaga status quo. Jika dalam pameran yang diselenggarakannya ada karya-karya yang mengeritik atau bersebrangan dengan kebijakan pemegang kekuasaan, maka ia akan melakukan pencegahan. Pencegahannya tidak langsung, tetapi melalui tangan kurator.

Bagaimanapun, sebagai galeri yang didapuk berskala “nasional” dan menanggung nama Indonesia, GNI sudah seharusnya menjadi teladan, menjadi tolok ukur bagi berbagai-bagai galeri lain di Indonesia. Jika benar perubahan status dari UPT menjadi BLU adalah upaya untuk “menjadikannya ruang komunal yang dinamis guna mendorong interaksi antara pengunjung dengan museum itu sendiri tanpa mengutamakan pencarian keuntungan dan dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas.

Rumah Dunia, kami nggak pernah overproud hanya karena ada pejabat yang datang. Kami memang menghormati mereka sebagai tamu, tapi level penghormatan kami nggak pernah “berlebihan.”

Perilaku salah yang dilakukan seorang murid – misalnya mencontek saat ulangan – menjadi tantangan besar bagi seorang guru. Bagaimana membangun karakter murid untuk sadar dan memiliki kemampuan merasa bersalah agar tidak mengulangi kesalahan yang sama (constructive guilt).