Satu hari sebelum acara, aku ditugaskan untuk membuat flyer kegiatan tersebut, aku pun langsung gerak cepat menyelesaikan flyernya agar segera diunggah ke media social dan dicetak.

Esoknya, pada pagi hari (25/5/23) kami bahu membahu membersihkan area depan Rumah Dunia agar enak dipandang oleh para pengunjung yang datang. Tak lupa juga peralatan sound system kami siapkan untuk memutar musik agar rileks sebelum acara dimulai.

Pukul 13.00 WIB awan terlihat mendung, kilat berdentuman, angin kencang daun-daun berjatuhan, saat hujan turun kami langsung berteduh ke dalam Rendez Vous Cafe. Sekitar satu jam hujan pun rehat. Pengunjung mulai berdatangan. Alhamdulillah sekitar duapuluh orang datang di acara diskusi seru di Rendez Vous Cafe Rumah Dunia.

Diskusi berlangsung dimoderatori oleh Miftah Rahmet Relawan Rumah Dunia. Setelah Diday memaparkan cerita Proses Kreatif menulisnya. Lalu Putri An sebagai peserta bertanya “Bagaimana cara Kang Diday menjaga konsistensi agar terus menulis?”


Diday Tea menceritakan bahwa cara dirinya menjaga konsistensi dalam menulis adalah dengan membuat “Bank Data” yang fungsinya adalah ketika mendapatkan sebuah ide ia langsung memasukan ide tersebut kepada bank data di gadget-nya. Jadi, kegunaanya adalah saat dirinya hendak menulis dia tinggal buka saja bank data itu, lalu mulai lah menulis.

Diday menutup diskusi sore itu dengan sebuah motivasi bahwa “Orang yang paling gigih adalah dia yang lagi mules atau BAB. Karena dia yang lagi mules mau sedramatis apapun misalnya lagi sholat pasti ia tinggalkan karena mau BAB. Nah, kenapa kita tidak gigih mewujudkan mimpi yang kita inginkan layaknya seperti mules BAB,” tutupnya.

Setelah Kang Diday kira-kira siapa lagi yang mau berbagi ilmu di Rumah Dunia? Kami siap memfasilitasi kegiatan anda!




