Sifat kegigihan ini, sangatlah penting untuk kita yang sedang mengalami penurunan mentalitas, terutama anak muda yang masih labil mengendalikan emosi nya.
Buku ini sangat membantu kita untuk meningkatkan kepercayaan diri, terutama untuk kamu yang sedang mengalami down (Lelah dengan diri sendiri).

Terkadang, ketika seseorang mengalami fase ini salah satunya penyebabnya adalah, ia masih belum mampu berdamai dengan masa lalu. Hampir semua orang masih terjebak dalam masa lalunya, entah itu dari perkataannya, sikap, perbuatan dan tindakan yang pernah mereka alami.

Tindakan-tindakan seperti itu akan di tepis, dan tidak adalagi yang merasuk dalam fikiran kita, buku Gigih ini yang mengajak kita untuk berdamai dengan masa lalu. Mengapa demikian, karena kita tercipta dari masa lalu.

“Jangan sampai kita gagal melanjutkan hidup karena menjadi tahanan masa lalu.” (Halaman 53)
Buku Gigih ini bukan hanya terfokus pada kegigihan saja, namun buku ini juga bemberikan tips dan trik kita dalam menjalani kehidupan yang pelik.

Jadi, bagaimana sebaiknya kita bersikap tertimpa masalah? Yang pertama Ikhlas, proaktif, serta menenangkan diri. (Halaman 62-64)
Namun, ada beberapa catatan ketika Agung selesai membaca buku ini. Pertama, buku ini masih banyak contoh-contoh yang kurang memotivasi.

Buku ini akan lebih komplet jika diselipkan Quotes orang-orang ternama agar pembaca tidk cepat bosan. Tapi, for all, buku ini bangus banget. Dan Agung, sangat merekomendasikan anak anak muda diluaran sana, untuk membaca buku ini. Terutama, untuk kamu yang hampir putus asa.
Judul : Gigih
Penulis : Diday Tea
Penerbit : Republika Penerbit, Jakarta
Cetakan : Pertama, Desember 2020
Tebal : viii+182 Halaman



