Aku kelelahan setelah membantu teman-teman relawan Rumah Dunia menyelenggarakan workshop menulis esai. Malam hari yang biasanya bikin drawing jadi terlewat. Persiapan sejak sebulan ini seperti arus menemui ujung pipa begitu kegiatan pertama selesai. Plong. Masya Allah, tabarakallah, allahumma baarik ‘alaih.
Namun, sebentar lagi arus akan masuk sebuah pipa dan melewati tekanan demi tekanan untuk kegiatan workshop berikutnya yaitu cerpen. Nanti setelahnya akan plong lagi. Tidak lama akan ada tekanan untuk kegiatan ketiga.

Setelahnya akan plong dan memasuki masa tenang yang sebetulnya tidak tenang karena menyiapkan laporan. Begitulah trek yang harus kami lalui. Ini hanya sebagian kecil jalur yang dilewati dari perjalanan hidup. Sekecil dan sependek apa pun jalur itu tetap saja harus ditempuh dengan saksama dan sungguh-sungguh.
Buatku itu berarti kesempatan meluruskan niat, kembali pada tujuan untuk apa hidup jika bukan untuk beribadah.
Serius banget, yak? Hahaha. Tapi buat aku sangat perlu mengingatkan diri sendiri. Sehat-sehat semuanya! ![]()
Tias Tatanka



