5.Temuan-temuan.
Dari 40 kota/kabupeten yang disinggahi, kami menemukan banyak hal; banyak buku yang diterbitkan oleh pihak sekolah, kampus, komunitas, koleksi buku yang tidak variatif di perpustakaan sekolah, gedung perpustakaan daerah yang belum representatf, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang merasa dibuang.

5.1.Jawa
Dari 18 kota/kabupaten di Jawa pemustaka cenderung memiliki karakteristik yang haus akan ilmu kepenulisan. Proses membaca mereka sudah tinggi karena didukung oleh sarana dan prasarana yang representatif. Namun masih ada stigma dari beberapa Kepala Dinas yang merasa dibuang, saat ditempatkan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Selain itu minimnya jumlah pustakawan dan program kegiatan yang belum variatif di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.


