Kawannya yang lain mengingatkan, bahwa kita tak boleh sembarangan berangkat. Si anak yang lain justru menjawab bukan kah kebebasan berbicara itu diatur undang undang.

Beralih ke adegan selanjutnya, pertunjukan mengalir mulus dengan jalan cerita yang mengangkat persoalan remaja yang kompleks.

Rinsi sebagai sutradara, mampu mengeksekusi jalan cerita ini dengan baik. Begitu pun para pemainnya, yang bermain luar biasa.

Setelah pentas teater masih ada beberapa penampilan lagi, seperti stand up komedi , bernyanyi solo dan bernyanyi duet serta dance modern.

Selain itu ada tanggapan tanggapan singkat dari Kepala Sekolah SMPN 1 Tanjung Bunga Yohanes Milan, Bapak Desa Siprianus Keladu Kelen, Bapak Camat Tanjung Bunga dan juga perwakilan dari warga. Mereka menanggapi dengan sangat positif.

Acara disudahi dengan makan bersama. Lalu setelahnya saya berpamitan pada dua pasang suami istri hebat yang ada di balik acara yang keren ini. Yang luar biasanya, saya pun diantar atau dikawal oleh suami Rinsi, mulai perjalanan dari Beloaja sampai hampir di dekat Bandara Gewayantana. Itu berarti setengah perjalanan saya menuju rumah .




