Ina yang memiliki dasar keagamaan luhur menjelaskan kekerasan terhadap perempuan maupun laki-laki dalam perspektif Al-Qur’an. Menurut Ina, ada banyak kekerasan yang terjadi di era sekarang ini.

Bukan hanya kekerasan seperti pemukulan atau penganiayaan yang dilakukan oleh laki-laki, tetapi Ina juga mengatakan bahwa catcalling juga merupakan kejahatan yang merusak martabat manusia, sebab itu menyalahi aturan dalam agama. Pengertian catcaling adalah kebiasaan kaum laki-laki terhadap perempuan seperti bersiul, berseru, memberikan gestur, atau berkomentar kepada perempuan yang lewat dijalan dengan suara keras. Itu bertendensi pelecehan seksual.


Sebab itulah menurut Ina perempuan dan laki-laki harus memiliki kesetaraan dalam memaknai kehidupan. Semuanya diberi hak untuk memilih dan tidak boleh ada paksaan dari siapapun. “Perempuan dan laki-laki harus banyak belajar tentang adil gender agar tidak terjadi kesenjangan,” katanya.

Salah seorang peserta Rahman bertanya tentang satu permasalahan di masyarakat. “Apa hukumnya ketika perempuan dilecehkan sampai hamil dan kemudian menggugurkan kandungan tersebut?”

“Sebab jika tidak digugurkan akan membuat trauma mendalam bagi perempuan. Jika mengugurkan kandungan itu pun dosa dalam agama dan dapat dikenai hukuman dalam negara,” tambah Rahman.




[…] Nyenyore Rumah Dunia Gelar Diskusi Tentang Perempuan Menghadapi Kekerasan […]