Orakadut si gila dari Kota Golokali kesal, karena keledainya selalu jatuh ke lubang yang sama berkali-kali. Seharian tadi Orakadut turba alias turun ke bawah; dia mencoba mengecek di lapangan: apakah masyarakat masih menganggapnya gila.

Tapi yang terjadi, keledainya masuk lagi ke lubang yang sama, sehingga pakaiannya kotor berlumpur. Sekarang musim hujan, lubang-lubang penuh umpur.

Halaman: 1 2


Mengapa cerpen pun tidak bisa dibuka ? Hanya menampilkan penulisnya, tapi tidak bisa dibaca karyanya. Ini sama kasusnya dengan puisi. Tidak bisa dibuka karya puisinya. Kemarin saya bisa buka, baca karya Je, tapi mau baca yang lain, kok tidak bisa. Apa ada yang salah, ya ?
Kalau pake HP, scroll ke bawah. Ada kolom BRANKAS: masukkan kata kuncinya. Bisa nama atau jenis apa pun. Nama pengarangnya, misalnya. Ketik saja “Gol A Gong”, nanti muncul tulisannya. Ke bawah lagi, ada kolom KATEGORI. Masukkan katra kunci “cerpen” atau “puisi Minggu”. Pasti muncul. Dengan laptop lebih mudah lagi.