Rumah saya itu bikin betah. Seru. Semua aga. Flora dan fauna. Udara jad adem karena banyak pohon.
Literasi Keluarga: Menanam Pohon di Halaman Rumah

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Rumah saya itu bikin betah. Seru. Semua aga. Flora dan fauna. Udara jad adem karena banyak pohon.

Segalanya dimulai dari pikiran. Jika kamu mengawalinya dengan pikiran negatif, maka hari-harimu aromanya negatif. Selalu berpikir positif, ya. Jangan lupa bersyukur.
Harga yang dibandrol pun cukup ramah di kantong. Ada dompet kartu seharga tiga puluh ribu, dan tas selempang sekitar seratus ribuan.
Di Bukit Bintang sudah disediakan alas duduk dan meja untuk menikmati makanan sambil melihat pemandangan city light Kota Malang.

Gol A sebagai Duta Baca Indonesia bersama Perpustakaan Keliling Rumah Dunia berkolaborasi
untuk mensukseskan Gerakan Literasi Sekolah meluncurkan program “Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah”. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia setuju dan mendukung.

Lokasinya di puncak bukit. Jalannya kecil dan berkelok. Sungguh luar biasa semangatnya. Anak-anak yang tinggal di kota harus malu jika hidupnya santai. Mereka butuh buku.

Jangan kuatir, nanti Gol A Gong yang akan menghubungi kita. Aktifkan saja HP-mu jika Gol A Gong sedang berada di kota kita. Kira-kira begitulah Gol A Gong. Jika dia datang ke sebuah kota, maka yang akan dicari adalah: pegiat literasi. Itu bisa saja kamu.

Saya sebagai Duta Baca Indonesia berkunjung ke sini dan berkampanye literasi. Lapangan SMP Rumah Rindu Panca Marga, Koli, Adonara Barat, Sabtu 3 Agustus 2024, ramai. Bu Kepsek mengalungi saya selempang khas Flores Timur.

Pee Mak sempat viral di dunia perfilman
tanah air beberapa tahun lalu. Karena kepopulerannya tersebut, Falcon Picture mengadaptasi Pee Mak
ke dalam versi Indonesia yang diberi judul Kang Mak.

Dalam rangka memeriahkan hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79. Ponpes Asy-Syifa Saruni, Majasari menggelar pertunjukan monolog dengan mengangkat tema naskah “Koruptor Budiman”. Acara berlangsung di aula …

Jika ada pohon mati di halaman rumahmu, jangan ditebang. Diolah saja untuk spot foto. Siapa tahu instagramable, ya.

Siapa yang menduga bahwa saya akan jadi Duta Baca Indonesia menggantikan Najwa Shihab? Tidak ada. Tapi amanah dari Perpstakaan Nasional RI ini harus saya jalankan dengan baik. Saya harus memenuhi target yang Perpusnas inginkan.

Menjaga penampilan memang perlu. Kenapa? Supaya orang-orang tidak bosa. Banyangkan, sehari bisa 2-4 titik kegiatan. Tentu harus berganti pakaan dan menyeimbangkannya dengan asesori topi.

Tempat ini juga menyediakan spot-spot baca yang menarik yang berada di bawah pohon rindang yang ada di sekolah.

Bagi saya, Emak adalah motivator. Setiap saya hendak melakukan sesuatu, Emak selalu menyemangati. “Allah berfirman dalam Al Qur’an tidak pernah menyebut ‘Wahai hambaku yang cacat dan sempurna. Tapi hambaku yang beriman dan bertaqwa.”

Menulis itu harus dirasakan, jangan hanya dipikirkan. Dengan dirasakan, kita akan melukis kertas dengan kata-kata yang seolh hidup. Itulah showing. Masih banyak penulis pemula yang ketika menulis langsung memberi tahu alias telling. Bolehkah? Boleh. Tapi cobalah teknik showing.

Anak-anak menari, ada yang membaca puisi, ada yang membaca cerita pendek, stand up komedi dalam bahasa daerah dan lain-lain .