Puisi tentang kekecewaan kepada para pemimpin yang korup tidak selalu harus dikatakan dengan gamblang. Puisi harus kita semunyikan, biarkan pembaca membukanya pelan-plan dan menemukannya sendiri. Tafsir bisa berbeda-beda dan itulah puisi, memiliki nilai universal. Bacalah:

Halaman: 1 2

