Puisi Gol A Gong: Mati Berkali-kali

Kenapa aku mat berkali-kali? Siapa yang membunuhku? Kamu, membunuhku? Handphone? Medsos? Atau pesta demokrasi? Bacalah puisiku ini:

MATI BERKALI-KALI

Aku telah mati berkali-kali sebelum kau datang. Matahari kau simpan di balik jendela. Katamu, “Kau tinggal membukanya jika sedang rindu.”

Aku telah mati berkali-kali tapi tidak pernah dikuburkan. Matahari kau sembunyikan setelah hujan reda. Katamu, “Kau tinggal melukisnya jika rindu pelangi.”

Aku telah mati berkali-kali sebelum kau meniupkan terompet. Matahari di atas kepala. Katamu, “Kali ini kau akan dikuburkan bersama-sama.”

*) Serang sepertiga malam, 11 Mei 2017

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==